Malaysia, Channelsatu.com – Posisi ketiga di grid final bukan berarti peluang menang tertutup. Muhammad F.A. Wibowo justru mengubah situasi tersebut menjadi panggung untuk menunjukkan mental bertarungnya saat menjalani Round 6 IAME Series Asia 2026 di LYL International Karting Circuit, Malaysia.
Pembalap muda Indonesia itu memulai final dari P3. Namun sejak lampu balapan menyala, Muhammad langsung menekan. Tidak butuh waktu lama baginya untuk mengubah posisi start menjadi keunggulan.
Bahkan sebelum lap pertama berakhir, Muhammad sudah berhasil mengambil alih posisi P1. Setelah berada di depan, ia mampu menjaga ritme dan konsentrasi hingga menyentuh garis finis.
Kemenangan tersebut menjadi P1 kedua secara beruntun setelah sebelumnya Muhammad juga memenangkan Round 5. Dua kemenangan di Malaysia memperlihatkan kemampuannya bangkit dan mengambil kesempatan dalam situasi balapan yang ketat.
Pada Round 6, perjuangan Muhammad sebelumnya juga tidak mudah. Ia harus melewati persaingan ketat di sesi heat sebelum akhirnya bangkit pada Super Heat dan merebut P1.
Catatan tersebut menjadi gambaran bagaimana perjalanan Muhammad di Malaysia tidak hanya ditentukan oleh kecepatan, tetapi juga kemampuan membaca balapan. Ketika peluang datang, ia mampu mengubahnya menjadi hasil maksimal.
Situasi serupa juga terlihat pada Round 5. Mengawali babak final setelah menempati P2 QTT dengan waktu 1:13.942, Muhammad harus berhadapan dengan kondisi trek yang berbeda.
Ia melakukan adaptasi dan evaluasi sepanjang rangkaian balapan. Hasilnya, P1 berhasil diamankan pada Heat 1 dan Heat 2 sebelum finis P2 pada Heat 3 dan Super Heat.
Final Round 5 kemudian menjadi pertarungan ketat. Posisi pertama dan kedua silih berganti, tetapi Muhammad mampu mempertahankan fokus sampai lap terakhir dan kembali merebut P1.
Dua kemenangan tersebut membawa Muhammad ke P2 klasemen championship IAME Series Asia 2026. Lebih dari itu, pembalap muda tersebut menyandang status Vice Asian Champion 2026, meski harus melewatkan dua ronde dalam perjalanan musim ini.
Kini tantangan berikutnya sudah menunggu di Eropa. Muhammad mendapatkan tiket menuju IWF Viterbo, Italia, Oktober mendatang, setelah menyelesaikan kiprahnya di IAME Series Asia.
Sebelum tampil di IWF, ia akan lebih dulu kembali ke Italia untuk menghadapi putaran terakhir Italian Championship GR3. Jika Malaysia menjadi panggung dua kemenangan, Italia akan menjadi babak berikutnya dalam perjalanan pembalap muda Indonesia tersebut. ich
