Kabupaten Bekasi, Channelsatu.com – Pemerintah Kabupaten Bekasi secara resmi meluncurkan logo Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-75 dalam sebuah seremoni di Gedung Wibawa Mukti, Kompleks Pemda Cikarang Pusat. Logo ini tak sekadar menjadi simbol peringatan ulang tahun daerah, tetapi juga merefleksikan arah masa depan Kabupaten Bekasi yang mengusung visi Bangkit, Maju, dan Sejahtera.
Ketua Tim Juri Lomba Logo, Harun Alrasyid, menyebut desain tahun ini tampil lebih ikonik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, hasil karya para peserta menampilkan keberagaman visual, inovasi teknis, serta semangat baru yang mencerminkan wajah Kabupaten Bekasi masa kini dan masa depan.
“Logo tahun ini mencerminkan semangat Kabupaten Bekasi yang bangkit, maju, dan sejahtera. Ini menjadi simbol penyemangat baru bagi pemerintahan yang memasuki era baru tahun ini. Mudah-mudahan menjadi simbol kebangkitan Kabupaten Bekasi,” ujar Harun dalam sambutannya.
Ia menuturkan, lomba logo tahun ini menunjukkan antusiasme nasional. Peserta tidak hanya berasal dari Pulau Jawa, tetapi juga dari luar daerah, bahkan luar Jawa. Meski pemenangnya dari Jawa, nominator terbaik justru banyak berasal dari luar pulau, menandakan semakin meratanya potensi desain kreatif di Indonesia.
“Peserta tidak lagi asal membuat desain. Mereka kini menggali potensi sejarah, budaya, dan sosial Kabupaten Bekasi. Itu membuat logo-logo yang lahir terasa lebih ikonik dan merepresentasikan semangat zaman,” tambahnya.
Harun juga berharap keterlibatan warga lokal Kabupaten Bekasi dapat terus ditingkatkan. Ia menilai perlunya wadah pembinaan kreatif seperti coaching clinic atau pelatihan desain agar masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki ruang belajar dan berkreasi lebih luas.
“Potensi kreatif anak-anak muda Bekasi sangat besar. Kita tinggal membuka ruangnya supaya bisa berkembang,” ucapnya lagi.
Logo terpilih mengandung filosofi mendalam. Bentuk dasarnya terinspirasi dari gerakan Tari Topeng yang melambangkan semangat Bangkit, visual anak panah di angka 7 menandakan arah Maju, dan gerakan tangan terangkat dari angka 75 menjadi simbol Sejahtera. Tak kalah penting, ruang kosong pada angka 5 membentuk visual kepala burung blekok, fauna khas Kabupaten Bekasi, yang merepresentasikan identitas lokal dan kecintaan terhadap kekayaan hayati daerah.
Harun menutup dengan ucapan selamat kepada para pemenang dan nominator. Ia berharap ajang ini terus berlanjut dalam bentuk lebih luas. “Kabupaten Bekasi ini kaya potensi kreatif. Tinggal bagaimana kita membuka ruangnya. Semoga karya-karya ini jadi pemicu lahirnya lebih banyak lagi gagasan besar dari putra-putri daerah,” pungkasnya. ich
