Minggu , 14 Agustus 2022
Home / Showbiz / Film, Musik, TV / KPI Berikan Teguran Tertulis Pada Tujuh Acara Televisi Khusus Ramadhan

KPI Berikan Teguran Tertulis Pada Tujuh Acara Televisi Khusus Ramadhan

Jakarta,channelsatu.com: Selama Ramadhan 2012, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat telah menjatuhkan sanksi administrasi berupa teguran tertulis kepada tujuh acara televisi khusus Ramadhan atau yang menampilkan segmen Ramadhan.

“Diantara ketujuh acara ini, enam acara merupakan tayangan komedi,”ungkap Komisioner KPI Pusat Bidang Isi Siaran, Nina Mutmainnah Armando di Jakarta, Selasa (28/8) seperti yang diwartakan info publik.

Ketujuh acara tersebut, tiga acara komedi mendapatkan dua kali sanksi administrasi teguran tertulis selama Ramadhan yakni, ‘Waktunya Kita Sahur’ Trans TV, ‘Kampung Sahur Bejo’ RCTI, dan ‘Sabarr Tingkat 2’ SCTV.

“Umumnya acara-acara ini melakukan pelanggaran yang sama walau telah mendapat sanksi teguran pertama,” tutur Nina.

Kemudian empat acara lainnya yang mendapatkan sanksi administratif teguran tertulis adalah ‘Sahur Bersama Srimulat’ Indosiar, ‘Ngabuburit’ Trans TV, ‘John Lenong’ Trans 7 dan ‘Inbox’ SCTV.

“Beberapa dari acara ini ditayangkan live, sehingga tidak memungkinkan stasiun TV untuk melakukan sensor internal, yang lainnya merupakan siaran rekaman atau taping, namun stasiun TV tampaknya tidak cukup ketat melakukan sensor internal sehingga pelanggaran masih cukup banyak terjadi,”katanya.

Untuk itu, (KPI) Pusat, meminta semua stasiun TV untuk menjadikan hasil pemantauan acara Ramadhan dari KPI, Majelis Ulama Indonesia, para pemangku kepentingan lainnya, dan publik sebagai masukan untuk memperbaiki siarannya.

“KPI juga meminta agar stasiun TV dapat lebih kreatif menayangkan acara-acara ramadhan di luar komedi. Jika masih menyajikan acara komedi, agar lembaga penyiaran tidak menampilkannya secara live dan melakukan sensor internal secara ketat,” tegas Nina lagi.

Selain itu, dijelaskan Nina, KPI juga meminta lembaga penyiaran untuk mematuhi pedoman perilaku penyiaran dan standar program siaran (P3 dan SPS) 2012. Menurutnya, sejak Januari hingga minggu pertama Agustus 2012, KPI Pusat menerima 7.294 pengaduan publik. Pengaduan Publik umumnya disampaikan melalui SMS sekitar 74 persen, selanjutnya melalui surat elektronik sekitar 23 persen, dan selebihnya melalui telepon dan surat.

Sementara, selama bulan Ramadhan KPI menerima 100 pengaduan publik terkait acara khusus Ramadhan. Sedangkan untuk pengaduan publik secara umum yang diterima selama ramadhan ini berjumlah 565 pengaduan.

Sebelumnya, dari hasil pantauan dan penilaian KPI Pusat, acara komedi di televisi selama Ramadhan 1433 H, paling banyak melakukan pelanggaran. “Kesimpulan ini didasarkan pada hasil pemantauan dan penilaian KPI Pusat terhadap acara Ramadhan yang ditayangkan di televisi baik pada saat sahur ataupun menjelang buka puasa,”ujarnya.

Menurut Nina, acara-acara komedi ini umumnya melakukan pelanggaran yang mirip satu sama lain dan merupakan jenis pelanggaran yang serupa dengan pelanggaran yang ditemukan pada Ramadhan tahun lalu.

Pertama, pelanggaran atas perlindungan kepada orang dan atau kelompok masyarakat tertentu. “Misalnya melecehkan orang dengan kondisi fisik tertentu, orang dengan orientasi seks dan indentitas gender tertentu, pekerjaan tertentu atau suku tertentu,” ungkapnya.

Kedua, lanjut Nina, pelanggaran atas perlindungan anak, Ketiga, melanggar norma kesopanan dan kesusilaan, dan keempat, melanggar ketentuan penggolongan program siaran yang klasifikasi remaja. Foto: Ilustrasi (ip/han)

About ibra

Check Also

Poppy Kelly. Foto: Ist.

Lewat “Trust Me Up” Poppy Kelly Cari Peruntungan di Jalur Musik

Jakarta, channelsatu.com: Selebritas Poppy Kelly baru saja menuntaskan single terbarunya dalam bahasa Inggris, dengan judul …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *