Jakarta, Channelsatu.com – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo menerima apresiasi dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi atas komitmen KAI dalam menyediakan layanan transportasi yang ramah bagi perempuan dan anak.
Apresiasi ini diberikan atas inovasi KAI dalam aplikasi Access by KAI. Arifatul Choiri Fauzi menyampaikan apresiasinya melalui surat yang dikirimkan kepada Didiek Hartantyo.
Ia menyoroti fitur pemilihan kursi (seat) dalam aplikasi Access by KAI yang memudahkan penumpang, khususnya perempuan dan anak, untuk memilih kursi sesuai kebutuhan dan keinginan. Fitur ini memungkinkan penumpang perempuan duduk bersebelahan dengan sesama perempuan.
Menurut Arifatul, kebijakan ini merupakan langkah signifikan dalam menjadikan kereta api sebagai sarana transportasi publik yang nyaman, aman, dan ramah bagi perempuan dan anak.
Kebijakan ini juga dinilai mendukung upaya mitigasi terhadap kemungkinan terjadinya tindak kekerasan, termasuk pelecehan, yang kerap menimpa perempuan dan anak sebagai kelompok rentan.
Menanggapi apresiasi tersebut, Didiek Hartantyo menyampaikan rasa terima kasih kepada Menteri PPPA atas pengakuan terhadap inovasi yang telah diterapkan oleh KAI.
Ia menegaskan komitmen KAI untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh pelanggan, khususnya perempuan dan anak.
Didiek menjelaskan bahwa fitur pemilihan kursi melalui aplikasi Access by KAI merupakan bagian dari inovasi berkelanjutan yang dihadirkan KAI untuk mendukung perlindungan terhadap penumpang perempuan.
Ia juga menyatakan bahwa KAI akan terus berupaya memperkuat kolaborasi dengan Kementerian PPPA dan berbagai pihak terkait dalam mewujudkan transportasi publik yang ramah perempuan dan anak.
Dalam momentum Angkutan Lebaran 2025, hingga 26 Maret 2025 pukul 06.00 WIB, total penjualan tiket telah mencapai 2.982.747 tiket atau 65% dari total kapasitas yang disediakan.
Dari jumlah tersebut, 2.740.805 tiket merupakan perjalanan kereta api jarak jauh dengan tingkat okupansi sebesar 80%, sementara penjualan KA Lokal tercatat sebanyak 241.942 tiket atau 21% dari total kapasitas.
Didiek Hartantyo mengungkapkan bahwa data penjualan pada periode Angkutan Lebaran tahun ini menunjukkan dominasi penumpang perempuan dalam perjalanan kereta api jarak jauh, dengan persentase sebesar 53%, sementara penumpang laki-laki tercatat sebanyak 47%.
Dengan adanya data tersebut, KAI akan terus meningkatkan mutu pelayanan, dan keamanan untuk para penumpang khususnya penumpang perempuan. Dan akan terus melakukan inovasi yang lebih baik lagi, kedepanya. ich
