Jakarta Teken MoU Pariwisata: Saatnya Betawi Bicara ke Dunia!

Share

Jakarta, Channelsatu.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menandatangani nota kesepahaman dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam langkah strategis mengembangkan sektor pariwisata demi mewujudkan Jakarta sebagai kota global. Penandatanganan yang berlangsung di Balai Kota Jakarta, menjadi tonggak baru kolaborasi antara daerah dan pusat dalam memperkuat industri kreatif dan potensi wisata perkotaan.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan pentingnya pariwisata sebagai motor pertumbuhan ekonomi di Ibu Kota. Ia menilai Jakarta memiliki aset kuat mulai dari warisan budaya, kawasan heritage seperti Kota Tua, hingga infrastruktur event internasional yang mumpuni. “Kerja sama ini mencakup berbagai aspek, mulai dari penyelenggaraan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), pengembangan SDM, hingga pemasaran destinasi secara global”, kata Pramono.

Gubernur Pramono juga menyoroti keberhasilan pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari narasi pariwisata modern. Isu sampah yang dulu menjadi hambatan kini dilihat sebagai peluang untuk menghadirkan konsep pariwisata berkelanjutan. Ia menyebut, nilai tambah ini bisa menjadi daya tarik baru bagi wisatawan internasional yang semakin sadar lingkungan.

- Advertisement -

Nota kesepahaman ini membuka ruang sinergi konkret dalam revitalisasi kawasan wisata seperti Kota Tua dan kawasan pesisir, serta penguatan industri kreatif seperti fesyen dan kuliner lokal. Kegiatan promosi pariwisata bersama juga akan diperkuat, baik melalui platform digital maupun event internasional, untuk menempatkan Jakarta sebagai destinasi unggulan Asia Tenggara.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Widiyanti Putri Wardhana, menyampaikan apresiasi terhadap visi Gubernur Pramono. Ia menilai Jakarta berada dalam momentum transformatif dan kolaborasi ini menjadi langkah krusial dalam mendorong industri pariwisata yang berdaya saing. “Jakarta punya semua syarat untuk tumbuh sebagai kota destinasi kelas dunia”, ungkap Widiyanti.

Widiyanti juga menambahkan bahwa kementeriannya siap mendukung peningkatan daya saing Jakarta melalui program pelatihan SDM, penyusunan roadmap pengembangan kawasan pariwisata prioritas, hingga akselerasi promosi dalam pasar internasional. Dukungan terhadap investasi dan pemanfaatan data juga menjadi bagian integral dari kemitraan ini.

Dengan kerja sama yang semakin terstruktur dan lintas sektor, Jakarta diharapkan tidak hanya menjadi pusat pemerintahan dan bisnis, tetapi juga magnet baru bagi wisatawan domestik dan mancanegara. Konsep kota global dan berbudaya bukan sekadar narasi, melainkan arah kebijakan konkret yang mulai dijalankan lewat sektor pariwisata.

- Advertisement -

Kolaborasi ini memperkuat posisi Jakarta dalam peta industri pariwisata dunia, menjadikannya kota yang tidak hanya sibuk, tapi juga hidup, berwarna, dan sarat nilai budaya. Transformasi kota lewat pariwisata adalah bentuk lain dari pembangunan yang menyentuh hati warganya dan membuka cakrawala baru bagi pengunjungnya. ich

Read more

NEWS