Jakarta, Channelsatu.com – Industri asuransi nasional masih menghadapi tantangan penetrasi yang relatif rendah. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan tingkat penetrasi asuransi pada 2025 berada di angka 2,72% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini mencerminkan masih terbatasnya adopsi asuransi oleh masyarakat Indonesia.
Di tengah kondisi tersebut, PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) mengambil langkah strategis dengan memperkuat layanan digital melalui platform One by IFG. Perusahaan yang merupakan anggota holding BUMN asuransi, penjaminan, dan investasi, Indonesia Financial Group (IFG), menilai digitalisasi sebagai kunci memperluas inklusi keuangan.
Corporate Secretary IFG Life, Gatot Haryadi, menyampaikan bahwa rendahnya penetrasi justru membuka peluang pertumbuhan besar bagi industri.
“Penetrasi asuransi yang masih rendah menunjukkan ruang pertumbuhan yang besar sekaligus tantangan bagi industri. Bagi IFG Life, kondisi ini menjadi momentum untuk memperluas akses perlindungan melalui produk yang relevan, komprehensif, dan terjangkau. Kami berkomitmen mendorong transformasi dan inovasi dengan tata kelola yang kuat serta fokus pada kebutuhan nyata nasabah,” ujar Gatot.
Platform One by IFG memungkinkan masyarakat mengakses informasi, membeli produk, hingga mengelola polis secara digital dalam satu aplikasi. Layanan ini juga terintegrasi dengan fitur kesehatan seperti konsultasi dokter daring dan penerbitan surat rujukan medis.
Menurut Gatot, digitalisasi bukan sekadar mengikuti tren, melainkan kebutuhan.
“Digitalisasi menjadi langkah strategis kami untuk menghadirkan layanan proteksi yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Melalui One by IFG, kami ingin mempermudah masyarakat dalam mengakses produk dan layanan IFG Life, sekaligus meningkatkan literasi asuransi dan mendukung inklusi keuangan nasional,” tambahnya.
Hingga akhir 2025, One by IFG telah digunakan lebih dari 500.000 pengguna dengan 370.000 pengguna aktif, serta mencatat lebih dari 250.000 transaksi lintas layanan. Capaian ini menunjukkan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem digital IFG Life.
