Gema Bedug Pecah Langit Teluknaga, 1.000 Peserta Geruduk Festival Budaya Akbar

Share

Kabupaten Tangerang, Channelsatu.com – Ratusan warga memadati jalanan Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, dalam kemeriahan Festival Tabuh Bedug ke-34 yang digelar Minggu (8/6/2025). Acara tahunan ini tak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga momentum penguatan budaya lokal dan kebersamaan antarwarga.

Festival yang telah berlangsung selama lebih dari tiga dekade ini menjadi identitas khas masyarakat Teluknaga. Dibuka secara resmi oleh Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, acara ini diawali dengan pelepasan peserta karnaval yang melibatkan lebih dari 1.000 peserta dari 12 desa, lengkap dengan 100 kendaraan hias yang memeriahkan suasana.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menekankan pentingnya pelestarian budaya dan kearifan lokal di tengah arus modernisasi perkotaan. “Tabuhan bedug bukan hanya alunan bunyi, tetapi simbol dari gotong royong, nilai religius, dan warisan budaya yang harus terus kita jaga,” ujarnya.

- Advertisement -

Tak hanya soal tradisi, festival ini menjadi contoh nyata bagaimana kegiatan budaya dapat menjadi perekat sosial dan ruang ekspresi positif generasi muda. Lewat parade, musik tradisional, hingga kostum-kostum unik, acara ini menciptakan pengalaman lintas usia yang inklusif.

Ketua pelaksana, Ahmad Lutfi, menyebutkan bahwa Festival Tabuh Bedug tahun ini menghadirkan semangat baru dengan antusiasme warga yang meningkat. “Kami harap ini bukan sekadar pesta tahunan, tapi bisa naik kelas jadi agenda unggulan Kabupaten Tangerang yang berdampak pada ekonomi lokal,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Tangerang pun berkomitmen untuk terus mendukung festival yang menyatukan nilai edukatif, spiritual, dan sosial ini. Kolaborasi dengan KNPI, Karang Taruna, dan masyarakat membuat acara ini terasa sebagai milik bersama.

Melalui kegiatan ini, Teluknaga menunjukkan bahwa semangat perkotaan tak harus melupakan akar budaya. Justru dari festival seperti ini, kita bisa melihat bagaimana kota tumbuh tanpa meninggalkan identitas lokalnya. ich

- Advertisement -

 

Read more

NEWS