Fuzzya Buka Babak Baru Musik Mereka Lewat “Going Nowhere” dan Identitas Visual Anyar

Share

Jakarta, Channelsatu.com – Band Fuzzya kembali menunjukkan perkembangan musikal mereka melalui perilisan single terbaru bertajuk Going Nowhere. Tidak hanya menawarkan warna musik yang berbeda, rilisan terbaru ini juga menjadi momentum perubahan identitas visual bagi unit power-pop/alternative rock asal Bekasi-Jakarta Timur tersebut.

Pada single Going Nowhere, Fuzzya memilih meninggalkan sejenak dominasi sound fuzz yang selama ini menjadi ciri utama mereka. Sebagai gantinya, band ini mengeksplorasi pendekatan minimalis dengan sentuhan drum machine yang membuat atmosfer lagu terasa lebih modern dan emosional.

Personel Fuzzya, Danang, mengatakan eksperimen itu lahir secara natural dari kebiasaan para personel bertukar referensi musik saat proses kreatif berlangsung.

- Advertisement -

“Dalam beberapa momen kami saling share referensi lagu-lagu indie-rock yang menggunakan drum machine dan kami pikir sangat menarik untuk melakukannya juga,” ujar Danang.

Menurutnya, penggunaan drum machine bukan sekadar eksperimen teknis, tetapi juga bagian dari upaya Fuzzya membuka kemungkinan baru dalam eksplorasi sound mereka ke depan. Hasilnya, Going Nowhere hadir dengan nuansa yang lebih tenang namun tetap menyimpan energi alternative rock khas Fuzzya.

Selain sisi musikal, perilisan single ini juga menjadi penanda lahirnya identitas visual baru Fuzzya. Mereka memperkenalkan logo-font terbaru karya Rizky Fadlly, mantan drummer Fuzzya yang kini banyak membantu pengembangan visual dan arah kreatif band.

Rizky Fadlly dinilai memahami karakter Fuzzya sejak awal sehingga visual baru yang diperkenalkan tetap terasa dekat dengan identitas lama, namun lebih segar dan modern. Perubahan tersebut juga terlihat pada desain artwork single yang memadukan karya fotografi Dwi Erwan dengan proses editing oleh Rizky Fadlly.

- Advertisement -

Dalam proses produksinya, lagu Going Nowhere ditulis oleh Danang dan diproduseri langsung oleh Erwan. Seluruh instrumen serta vokal direkam di Benji Studio, Bekasi, bersama audio engineer Pemil Kabatullah, sedangkan proses mixing dan mastering dikerjakan oleh Danu Ega Haryanto.

Tak berhenti di musik, Fuzzya juga menghadirkan merchandise eksklusif berupa five-panel caps yang disertai bandcamp redeem code untuk mengakses download Going Nowhere melalui laman resmi Bandcamp mereka. Strategi tersebut menjadi bentuk pendekatan lebih personal antara band dan pendengarnya di era digital saat ini. ich

Read more

NEWS