Jakarta, channelsatu.com: Menyambut hari raya Lebaran 2014, bioskop di seluruh Indonesia akan kembali diramaikan oleh film-film Indonesia yang beragam genrenya. Ada komedi : Bajaj Bajuri The Movie (Starvision Plus), Drama Remaja : Runaway (Maxima Pictures), Religi : Hijrah Cinta (MVP Pictures), Anak-Anak : Seputih Cinta Melati (Alenia Pictures) dan Horor : Kamar 207 (BIC Production & Mitra Pictures).
Beragamnya genre itu memang memudahkan para penonton film Indonesia untuk memilih mana yang disukai. Namun yang perlu dicatat, keberanian BIC Production dan Mitra Pictures mengedarkan filmnya Kamar 207 yang disutradarai oleh Chiska Doppert untuk konsumsi penonton di hari raya Lebaran 2014 ini, patut diapresiasi. Apa yang mendasari keberanian itu ?
Seperti diketahui Chiska Dopert memang sampai kini sudah menggarap tidak kurang dari 9 film horor : Ada Apa dengan Pocong, Tumbal Jailangkung, Pocong Minta Kawin, Pocong Juga Pocong, Bukan Pocong Biasa, Kerasukan, Perawan Seberang, Pantai Selatan, 3 Cewek Petualang.
Bagi Chiska menggarap film Kamar 207 punya tantangan tersendiri. Karena film ini dibintangi oleh bintang-bintang muda yang tengah disukai oleh para remaja. Maxime Boutier pemeran tokoh Revan adalah bintang yang terkenal lewat film After School Horor. Maxime sekarang ini merupakan idola kaum remaja penggemar film horor. Ini terbukti, setelah After School Horor dia kembali membintangi film horor Hantu Pohon Boneka, yang siap beredar.
Selain itu juga ada Adzana Bing Slamet (pemeran Sashy), anak Adi Bing Slamet, yang kental mewarisi bakat acting ayahnya dan kakeknya Bing Slamet. Dan Valerie Thomas (pemeran Chaca), anak aktor Jeremy Thomas yang sedang naik daun.
Ketiga bintang remaja ini oleh Chiska merupakan magnet dari film Kamar 207. Kenapa dijadikan magnet ? “Karena memang penggemar film-film horor adalah kaum remaja. Maka tidak salah kalau kami memasang mereka. Selain digemari, mereka juga adalah bintang-bintang berbakat. Kontribusi mereka di film Kamar 207 sangat besar. Karena bukan saja mereka berwajah ganteng dan cantik, tapi kemampuan mereka dalam menyelami perannya patut diacungi jempol. Mudah-mudahan para remaja yang mengidolakan mereka, menonton film ini,” harap Chiska.
Film Kamar 207 , menurut Chiska, bercerita tentang misteri satu kamar di hotel Mary’s Inn. Kamar itu adalah Kamar 207. Di Kamar 207 itu sering terdengar suara perempuan menangis dan benda-benda di situ bisa bergerak sendiri. Arwah yang ada di hotel itu adalah arwah pengantin yang bunuh diri bernama Mary. Mary dulunya warga keturunan Belanda yang melawan kehendak orangtuanya dengan menyintai orang pribumi. Pada saat hari pernikahannya, pengantin prianya tidak datang. Mary pun bunuh diri dengan menggunakan baju pengantin. Sejak itu, Mary lebih banyak menakut-nakutin laki-laki di hotel itu. Dan juga merasuki tubuh orang tersebut dan membuatnya menyakiti diri sendiri. Terutama, mereka yang masih single.
Shasy (Adzana Bing Slamet), pemilik hotel yang mewarisi dari ayahnya yang belum lama mati, terpaksa mengurus hotel tersebut sendirian.Yang bikin pusing Shasy, hantu Mary sering menunjukan penampakan dan menakut-nakuti seisi hotel, hingga hotel tersebut tidak laku. Shasy kini tinggal sendirian dengan ditemani Pak Rebo (Epy Kusnandar) manajernya, yang keukeuh ingin resign. Hal pertama yang dilakukan Shasy adalah memanggil pengusir setan. Akhirnya, Shasy menemukan blog Jampi-jampi, dan memanggil Chaca (Valery Thomas), Revan (Maxime Boutier) dan Rangga (Armando Jordy) yang mengelola blog Jampi-Jampi itu. Mereka sukses membantu proses eksorcismus seorang anak kecil yang kerasukan.
Apakah mereka berhasil mengusir hantu Mary dari hotel Mary’s Inn? Ketegangan demi ketegangan digarap Chiska dengan teliti. Maka Chiska bisa menjamin, kalau film horornya kali ini sangat berbeda. “Ketegangan demi ketegangan terasa tanpa dibuat-buat. Saya jamin para remaja penyuka film horor, akan suka film Kamar 207,” tukas Chiska, yang untuk film terbarunya ini dibantu oleh bintang-bintang muda dan senior lainnya. Ada Armando Jordy (Rangga), Echa Oemry (Icha), Agatha Vallery (Mindy), Alina Saraswati (Mary), Dhawan Khai (Drajat), Maharani Jasmine (Maya), Epy Kusnandar (Pak Rebo), Reni Yunita (Ibu Maya), Dwi AP (Ayah Maya), film ini menjadi menarik dan menegangkan.(Ibra). Foto; Ist.
