Jumat , 22 Oktober 2021
Home / Showbiz / Film, Musik, TV / Badan Film Indonesia (BFI) Empat Bulan Lagi Ditargetkan Kemenparekraf Terbentuk

Badan Film Indonesia (BFI) Empat Bulan Lagi Ditargetkan Kemenparekraf Terbentuk

Jakarta, channelsatu.com:Sekretaris Jendral Kementerian Perekonomian dan Ekonomi Kreatif (Sekjen Kemenparekraf) Ukus Koswara menargetkan empat bulan ke depan atau sebelum pergantian tahun, Badan Film Indonesia (BFI) akan terbentuk.

Demikian dikatakan Sekjen Ukus Koswara usai berbuka puasa bersama wartawan perfilman di Gedung Film Jakarta, Kamis (1/8) malam.

“Sekarang Kemenparekraf sedang mempersiapkan PP-nya,” jelas Ukus Koswara yang dalam kesempatn itu didampingi, Direktur Pengembangan Industri Perfilman  Direktorat Jenderal Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya- Kemenkraf, Armien Firmansyah,Ketua Persatuan Produser Film Indonesia (PPFI) Firman Bintang dan Sutradara, Hanung Baramantyo.

Target ini jadi prioritas setelah empat tahun terkatung-katung karena belum adanya Peraturan Pemerintah (PP) yang menjadi acuan bagi kemajuan dan kepentingan insan film Indonesia.

Adanya lembaga BPI dirasakan sangat mendesak kebutuhannya, karena sejak dibubarkannya Badan Pertimbangan Perfilman Nasional (BPPN) tidak ada instansi yang mengatur masalah perfilman. BFI perlu ada untuk mendorongnya lahirnya film-film bertema nasionalisme, mengangkat budaya daerah dan keindahan alam Indonesia lebih baik.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu menyebut tren film dalam satu tahun terakhir kian bagus memacu semua pihak untuk segera melahirkan BFI.

Sekjen Kemenparekraf Ukus Koswara mengaku sudah mengumpulkan masukan dari berbagai pihak guna merumuskan PP tentang BFI tersebut. Masukan tersebut akan di-update lagi dalam pertemuan besar insan film yang digagas Hanung Bramantyo, akhir Agustus mendatang.

Firman Bintang mengharapkan agar BFI benar-benar terbentuk tahun ini. Sebab, kalau tidak kunjung terbentuk akan sangat mengganggu industri perfilman nasional.

Sementara itu untuk menyambut datangnya PP yang akan jadi panduan dalam pembentukan BFI, sutradara film, Hanung Bramantyo mengaku sudah mempersiapkan semacam silaturahmi besar kalangan perfilman nasional, akhir Agustus mendatang. Dalam pertemuan tersebut diharapkan insan perfilman yang selama ini terkesan terkotak-kotak bisa satu suara dalam upaya ikut memajukan perfilman nasional.

Kalau sudah ada payung hukumnya, Ukus Koswara yakin dan optimis film nasional yang kini tengah melejit produknya diharapkan bisa berkembang lebih pesat lagi. Masalah tata edar yang sering jadi problem rumit industry film nasional diharapkan nantinya bisa diselesaikan lewat instansi yang kompeten.

Sementara itu menyangkut kewenangan soal kementerian yang mengurus perfilman antara Kemenparekraf dan Kemendikbud, Ukus menegaskan, sekarang masalah tersebut sudah diselesaikan dalam bentuk nota kesepahaman. Nantinya, industry perfilman menjadi kewenangan Kemenparekraf.(ibra) Foto: Dudut Suhendra Putra

About ibra

Check Also

Suasana prescon launching film DVD Shaun The Sheep The Movie: Farmageddon. Foto: DSP.

Dari Meulaboh Sampai Papua, DVD Film Shaun The Sheep The Move: Farmageddon Sudah Hadir di CFC

Jakarta, channelsatu.com: Sequel terbaru dari film Shaun The Sheep, dengan judul : Shaun The Sheep …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *