Australian Wine Showcase 2026 Hadir di Jakarta, Kenalkan Keberagaman Wine Australia

Share

Jakarta, Channelsatu.com – Produsen dan pembuat wine Australia akan menyambangi Jakarta pada 16 Oktober 2026 dalam rangkaian penutup Australian Wine Showcase Southeast Asia 2026. Bertempat di The Westin Jakarta, acara ini menjadi kesempatan bagi pelaku industri untuk mengenal lebih dekat keberagaman produk, karakter, serta wilayah penghasil wine Australia.

Mengusung tema “Taste Beyond”, pameran yang berlangsung pada 5–16 Oktober 2026 ini digelar di enam kota Asia Tenggara, yakni Bangkok, Ho Chi Minh City, Hanoi, Manila, Kuala Lumpur, dan Jakarta. Berbagai kegiatan disiapkan, mulai dari sesi mencicipi wine, kelas edukasi, hingga diskusi bersama mitra industri.

Acara ini menyasar importir, distributor, peritel, sommelier, profesional perhotelan, serta pelaku industri lainnya. Melalui pertemuan tersebut, para peserta diharapkan dapat memahami lebih jauh cerita di balik produk, karakter anggur, serta perkembangan wilayah penghasil wine di Australia.

- Advertisement -

Regional Manager Asia Pacific Wine Australia, Sarah Roberts, mengatakan rangkaian kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk mendengarkan langsung perkembangan pasar dan peluang yang dilihat para mitra di setiap negara.

“Kami menantikan kesempatan untuk mendengar langsung dari para mitra mengenai perkembangan yang mereka amati di pasar masing-masing, hal-hal yang menjadi perhatian mereka, serta peluang yang mereka lihat bagi wine Australia,” ujar Sarah.

Menurutnya, setiap pasar memiliki karakteristik tersendiri. Karena itu, kunjungan ke enam kota tersebut juga membuka ruang bagi produsen Australia untuk berdiskusi lebih mendalam sekaligus memperkenalkan wilayah penghasil, varietas anggur, dan karakter wine yang mungkin belum dikenal oleh para mitra.

Penyelenggaraan Australian Wine Showcase 2026 turut mencerminkan pentingnya Asia Tenggara bagi industri wine Australia. Berdasarkan data untuk periode 12 bulan hingga Juni 2026, nilai ekspor wine Australia ke kawasan tersebut mencapai 293,9 juta dolar Australia, dengan rata-rata pertumbuhan tahunan sebesar 7,2 persen selama lima tahun terakhir.

- Advertisement -

Indonesia juga menjadi salah satu pasar yang menunjukkan pertumbuhan signifikan. Pada periode Juli 2025 hingga Juni 2026, volume ekspor wine Australia ke Indonesia meningkat 88 persen menjadi 864.000 liter. Sementara itu, nilai ekspornya naik empat kali lipat menjadi 21 juta dolar Australia.

Australia tercatat sebagai salah satu dari tiga negara pemasok utama wine ke Indonesia. Permintaan terutama berasal dari kalangan ekspatriat, wisatawan mancanegara, serta konsumen berdaya beli tinggi di Jakarta dan Bali.

Keberagaman wine Australia tidak terlepas dari kondisi geografis negara tersebut. Dengan 65 wilayah penghasil wine, perbedaan iklim, tanah, ketinggian, dan karakter geografis menghasilkan beragam jenis anggur serta karakter produk, mulai dari wine yang berasal dari wilayah beriklim sejuk hingga daerah yang lebih hangat.

Industri ini juga memadukan keterampilan pembuatan wine yang diwariskan antargenerasi dengan eksperimen terhadap varietas anggur alternatif, wilayah produksi, dan karakter baru. Sejumlah produsen turut mengeksplorasi pendekatan yang lebih berkelanjutan dalam budidaya anggur dan proses produksi.

Keragaman tersebut dinilai memberikan pilihan bagi pelaku industri untuk menyesuaikan produk dengan berbagai preferensi konsumen dan sajian makanan. Karakter kesegaran, keseimbangan, serta kemampuan untuk dipadukan dengan hidangan menjadi bagian dari daya tarik wine Australia di pasar Asia Tenggara.

Australian Wine Showcase Southeast Asia 2026 melanjutkan program serupa yang digelar pada 2024 dan menarik hampir 800 pengunjung industri di empat pasar Asia Tenggara. Pada penyelenggaraan tahun ini, Malaysia turut bergabung sehingga rangkaian acara berkembang menjadi enam kota.

Melalui kegiatan ini, Wine Australia berupaya memperluas hubungan dengan mitra regional, mempertemukan produsen dengan pelaku industri lokal, serta membuka peluang kerja sama di tengah perkembangan pasar wine Asia Tenggara. ich

 

Read more

NEWS