Tangsel, Channelsatu.com – Mercure Serpong Alam Sutera menghidupkan ruang publik dengan menghadirkan pameran Coffee Grounds Painting Exhibition, yang menampilkan karya lukisan anak-anak menggunakan ampas kopi sebagai bahan utama. Pameran yang berlangsung pada 18 Juli 2025 ini bukan hanya tentang seni, tetapi juga tentang mendidik generasi muda agar lebih peduli terhadap lingkungan dan mampu melihat potensi dari barang-barang yang dianggap limbah.
Belasan lukisan unik dipamerkan hasil kolaborasi Sanggar Lukis Dunia Gambar, dengan bimbingan langsung dari Pak Roy, seniman Pak Sanja, dan perupa Iyusman Utomo. Anak-anak yang terlibat tidak hanya menunjukkan bakat melukis, tapi juga menyampaikan pesan tentang keberlanjutan dan pentingnya inovasi dalam seni modern, dengan menggunakan ampas kopi sumbangan dari Mint & Pepper Restaurant.
Area lobby hotel disulap menjadi galeri seni yang menggambarkan semangat komunitas dan lingkungan. Setiap karya mengandung cerita, mulai dari alam, manusia, hingga imajinasi bebas yang semuanya dituangkan dalam warna-warna coklat kopi. Tamu yang tertarik dapat membeli lukisan-lukisan tersebut, dan sebagian hasil penjualan dialokasikan untuk mendukung pendidikan seni anak-anak.
Acara ini semakin spesial karena anak-anak tak hanya memamerkan karyanya, namun juga mengikuti workshop melukis langsung di hotel. Mereka belajar tentang proses daur ulang, pemanfaatan bahan organik, dan teknik pewarnaan alami. Pengalaman ini menjadi bekal penting untuk membentuk karakter kreatif dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
General Manager Mercure Serpong Alam Sutera, Jessica Uekermann, menyatakan bahwa pameran ini merupakan bagian dari upaya hotel dalam memadukan seni, edukasi, dan tanggung jawab sosial. “Kami ingin mengajak anak-anak dan masyarakat untuk berpikir ulang tentang apa yang kita buang. Lewat seni, mereka bisa menciptakan sesuatu yang indah dan bermakna,” ujarnya.
Pameran ini juga menandai keberhasilan Mercure dalam mengintegrasikan nilai-nilai Green Key Certification dalam program hotel. Praktik ramah lingkungan tak lagi hanya soal manajemen energi, tapi juga menyangkut kontribusi sosial dan budaya yang membentuk ekosistem hotel yang berkelanjutan.
Antusiasme dari tamu hotel dan masyarakat sekitar menunjukkan bahwa seni yang berakar pada kesadaran lingkungan mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif. Banyak yang tak menyangka ampas kopi bisa menjadi media seni yang mampu memicu inspirasi dan empati sosial.
Dengan menghadirkan Coffee Grounds Painting Exhibition, Mercure Serpong Alam Sutera membuktikan bahwa keberlanjutan bukan sekadar jargon, tapi bisa diwujudkan lewat inisiatif sederhana yang membentuk kebiasaan baik sejak dini. ich
