34 Orang Diduga Preman Diciduk dalam Operasi Antisipasi di Tangerang

Share

Kota Tangerang, Channelsatu.com – Aparat kepolisian dari Polres Metro Tangerang Kota menunjukkan keseriusan dalam memberantas aksi premanisme yang meresahkan masyarakat. Pada Minggu malam, 11 Mei 2025, sebuah patroli skala besar yang dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, berhasil mengamankan sebanyak 34 orang yang diduga kuat terlibat dalam kegiatan premanisme di berbagai wilayah hukumnya.

Puluhan orang yang terjaring dalam operasi tersebut kemudian langsung dibawa ke Markas Komando (Mapolres) Metro Tangerang Kota. Di sana, mereka akan menjalani proses pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Tangerang Kota, di bawah koordinasi Polda Metro Jaya. Langkah ini diambil untuk mengidentifikasi keterlibatan masing-masing individu dalam dugaan tindak pidana premanisme.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, memberikan keterangan resmi menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat adalah untuk memberikan rasa nyaman dan aman, terutama terkait dengan keresahan yang ditimbulkan oleh aksi premanisme. Penangkapan puluhan terduga pelaku ini merupakan wujud nyata dari komitmen kepolisian dalam memberantas praktik-praktik ilegal tersebut.

- Advertisement -

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bagian dari Operasi Berantas Jaya 2025 yang sedang berlangsung di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota. Operasi ini dijadwalkan berlangsung selama 15 hari ke depan, mulai dari tanggal 9 hingga 23 Mei 2025. Fokus utama dari operasi ini adalah memberantas berbagai bentuk kejahatan, termasuk premanisme yang telah dilaporkan oleh masyarakat.

Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota sebelumnya telah menerima sejumlah pengaduan dari masyarakat terkait maraknya aksi premanisme di beberapa lokasi strategis. Lokasi-lokasi tersebut meliputi area keramaian yang sering dikunjungi masyarakat, kawasan industri dan pergudangan yang memiliki aktivitas ekonomi tinggi, serta wilayah-wilayah padat aktivitas masyarakat lainnya. Patroli intensif ini merupakan bentuk respon cepat kepolisian dalam menindaklanjuti laporan-laporan pengaduan tersebut.

Kapolres Zain Dwi Nugroho juga menekankan bahwa sasaran patroli rutin ini tidak hanya terbatas pada lokasi-lokasi yang telah dilaporkan oleh masyarakat. Wilayah-wilayah lain yang berpotensi menjadi tempat terjadinya aksi premanisme, termasuk yang dapat mengganggu iklim investasi, juga akan menjadi perhatian utama. Selain itu, kepolisian juga akan aktif menindaklanjuti setiap laporan pengaduan masyarakat yang masuk melalui command center.

Untuk memaksimalkan upaya pemberantasan premanisme, Kapolres Zain Dwi Nugroho mengharapkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Ia mengimbau agar masyarakat tidak ragu untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika mengetahui, melihat, atau bahkan menjadi korban tindak pidana premanisme, begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), tawuran, praktik mata elang (penagihan paksa), serta aktivitas oknum organisasi masyarakat (ormas) yang meresahkan.

- Advertisement -

“Sebanyak 34 orang yang diduga melakukan aksi premanisme telah kami amankan dalam patroli skala besar”, kata Kapolres Kombes Pol Zain Dwi Nugroho

Masyarakat dapat menghubungi Polsek terdekat atau memanfaatkan layanan WhatsApp pengaduan di nomor 082211110110 dan Call Center 110 yang terhubung langsung dengan Command Center Polres Metro Tangerang Kota. Dengan partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan upaya pemberantasan premanisme di wilayah Tangerang dapat berjalan lebih efektif dan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh warga. ich

 

Read more

NEWS