Kota Tangerang, Channelsatu.com – Semangat olahraga di kalangan santri kembali bergelora lewat Liga Santri 2025 yang digelar Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Tangerang. Turnamen sepak bola ini hadir sebagai rangkaian peringatan Hari Santri Nasional dan diikuti 26 klub pesantren yang siap menyalakan persaingan di lapangan hijau.
Turnamen akan berlangsung pada 26 September hingga 10 Oktober 2025, menggunakan sistem knockout. Stadion Benteng Reborn dipilih sebagai lokasi pembukaan sekaligus laga final, sementara pertandingan lain akan tersebar di Stadion Mini Cipondoh dan GOR Nambo. Penanggung jawab Liga Santri, Iim Ibrohim, memastikan meski jumlah peserta lebih sedikit dibanding tahun lalu, kualitas pertandingan tetap menjadi prioritas utama.
“Liga Santri kali ini jumlah pesertanya memang lebih sedikit dibanding sebelumnya karena keterbatasan waktu. Namun kualitasnya tetap kami jaga agar kompetisi berjalan seru dan sportif,” ujar Iim.
Gelaran yang memasuki edisi keempat ini mendapat dukungan penuh dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang. Hadiah menarik disiapkan untuk para juara, mulai dari posisi pertama hingga juara harapan, sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras para santri.
Lebih jauh, Iim menegaskan bahwa Liga Santri bukan hanya tentang mengejar trofi, melainkan juga sebagai ruang bagi para pemain muda dari pesantren untuk dikenal lebih luas. Menurutnya, bakat besar yang dimiliki santri bisa menjadi modal penting untuk menembus level nasional bahkan internasional.
“Para santri punya potensi besar. Kompetisi ini jadi wadah pembuktian bahwa mereka bisa berprestasi di dunia olahraga, sama seperti atlet muda lainnya,” ungkapnya.
Selain sebagai ajang adu skill, Liga Santri juga berfungsi mempererat silaturahmi antarpondok pesantren. Nilai sportivitas dan kebersamaan yang ditanamkan dalam pertandingan sejalan dengan semangat Hari Santri Nasional, menjadikan ajang ini lebih dari sekadar turnamen sepak bola.
Diharapkan, Liga Santri 2025 mampu melahirkan talenta baru yang dapat membanggakan Kota Tangerang sekaligus membawa nama pesantren ke pentas yang lebih besar. Dengan semangat sportivitas dan persaudaraan, kompetisi ini diyakini akan menjadi tontonan menarik sekaligus inspirasi bagi generasi muda. ich
