Channelsatu.com, Jakarta, 25 September 2026 | — Dua puluh tahun. Itulah waktu yang dibutuhkan untuk membuktikan kualitas, kepercayaan, dan inovasi secara konsisten. Dan selama dua puluh tahun itulah, Shell Lubricants terus menjadi pelumas yang paling banyak dipilih di seluruh dunia berturut-turut tanpa putus.
Hal ini ditegaskan dalam laporan terbaru Kline & Company, lembaga analisis pasar yang diakui secara global. Shell tidak hanya memimpin secara umum, tetapi juga menempati peringkat pertama di tiga bidang sekaligus: pelumas untuk kendaraan pribadi, kendaraan niaga, serta kebutuhan mesin-mesin industri.
Lebih dari Sekadar Angka, Ini Tentang Kepercayaan

“Bagi kami, pencapaian ini bukan soal peringkat. Ini soal kehadiran yang dapat diandalkan pelanggan setiap hari — saat berkendara ke kantor, saat truk mengantar kebutuhan masyarakat, hingga saat pabrik beroperasi tanpa henti. Dua puluh tahun adalah bukti bahwa konsistensi menghasilkan kepercayaan,” kata Jason Wong, Wakil Presiden Eksekutif Global Shell Lubricants.
Indonesia: Bagian Penting dari Peta Dunia
Di Indonesia, perjalanan Shell Lubricants juga memasuki dekade ketiga. Pabrik Pelumas dan Pabrik Manufaktur Gemuk di Marunda menjadi jantung penyediaan produk berkualitas yang melayani kebutuhan nusantara.
“Kami bangga Indonesia menjadi salah satu pasar utama Shell di dunia. Pabrik di Marunda, tenaga ahli lokal, serta pemahaman mendalam akan kebutuhan masyarakat membuat produk kami relevan. Ke depan, kami terus berinovasi termasuk untuk kendaraan listrik dan teknologi masa depan agar tetap menjadi mitra yang dapat diandalkan,” ujar Andri Pratiwa, Pimpinan Shell Indonesia.
Menuju Masa Depan yang Lebih Bersih
Kini Shell tidak hanya menjaga mesin tetap awet, tetapi juga mendukung perubahan: mengembangkan pelumas khusus kendaraan listrik, cairan yang ramah lingkungan, hingga solusi untuk pusat data yang mendukung perkembangan teknologi baru. Semua dilakukan agar mobilitas tetap berjalan mulus kini dan nanti.
“Pasar pelumas berubah terus. Tetap bertahan di posisi teratas selama dua dekade menunjukkan kemampuan beradaptasi tanpa kehilangan kualitas,” kata Annie Jarquin dari Kline & Company. (*)
– Putra Bumi R
