Senin , 13 Juli 2020
Home / PELUANG / Inspirasi Usaha / WARUNG DARMIN, SAJIKAN GUDEG YOGYA PLUS KONSULTASI AKTING

WARUNG DARMIN, SAJIKAN GUDEG YOGYA PLUS KONSULTASI AKTING

Jakarta, channelsatu.com: Jika Anda makan malam  dan sekaligus ingin bertanya maupun berkonsultasi mengenai akting –perihal dunia film serta teater, kiranya tidaklah salah mengunjungi Warung  Darmin  yang terletak di Jalan Duren 3, Mampang, Jakarta Selatan.

Sesungguhnya  Warung Darmin adalah warung kopi, pemiliknya tidak lain aktor Alex Komang yang punya nama asli Syaiful Nuha.

Kalau toh warung kopi milik Alex Komang menyediakan makanan, seperti nasi goreng dan gudeg Yogya(karta)  bukan yang utama.  Menu nasi goreng cita rasanya biasa saja – tidak ada sesuatu yang khas. Lauk pauknya, juga  bumbunya standar. Begitupun  makanan gudeg Yogya – sayur nangkanya lumayan  gurih, yang mengingatkan pada gudeg lesehan (di Jalan Melawai)  Blok M, tergolong  enaklah.

Lantas bagaimana dengan sajian kopinya ? Bolehlah dinikmati. Malah tidak terasakan aroma serta sedapnya apabila Anda bertemu dengan Alex Komang, kini berusia 51 tahun, lahir di Jepara, 17 September 1961, sebab bisa-bisa berdiskusi panjang lebar mengenai akting dan ngomong dunia perfilman Indonesia  – yang tidak putus-putus karena kalah bersaing dengan film import – serta merta jagad politik Indonesia yang memprihatinkan pasalnya tidak ada pimpinan muda mumpuni.

Tidak heran politikus Effendi  Choiri  paling sering bertandang  alias menghabiskan malam sembari berdebat dengan – sang pemilik- Alex Komang di Warung Darmin.  Demikianpun ekonom Faisal Basri kerap ngopi . Lebih-lebih pada waktu Faisal Basri  mencalonkan diri menjadi Gubernur Dki  Jakarta (walau akhirnya kalah), Warung Darmin nyaris sebagai kantor. Banyak rekan Alex Komang yang ngopi di warungnya membicarakan Jakarta yang mesti berubah.

Sebetulnya perkara tersebut dapat dimengerti. Warung Darmin yang gampang  dicari lokasinya dari arah Kalibata (posisinya sebelah kiri) ketimbang dari Mampang, menempati sebuah rumah toko (ruko) berlantai tiga. Lantai dua sengaja di kantor warung – kantor administratif yang menyediakan segala kebutuhan warung, terkadang dipakai untuk rapat – mengingat Alex Komang masih aktif di dunia perfilman yang malah sekarang ini banyak mengerjakan film dokumenter. Sedang di lantai tiga terdapat bioskop mini  – yang pada waktu tertentu, sebulan sekali,  mengadakan acara pemutaran film. 

Maklum Alex Komang  yang berlatar belakang dunia film, sehingga lumrah  di lantai tiga dibikin bioskop mini, dan  pada akhirnya pun mendirikan Komunitas  Film Darmin.

Sengaja Alex Komang memberikan  wadah bagi rekan-rekannya – teristimewa kaum muda dan tentunya masyarakat umum  untuk melakukan aktualisasi diri.  “Saya mendirikan Warung Darmin  semata-mata bukan untuk tujuan bisnis. Saya menghendaki di Warung Darmin masyarakat bisa berdiskusi mengenai masalah apapun. Anda bisa  ngobrol isu hangat – masalah politik tanah air atau mancanegaradi sini,“  kata Alex Komang.

Apa yang diutarakan Alex Komang, memberikan wadah untuk aktualisasi diri masyarakat,  tidaklah melenceng dengan arti  nama Darmin. Sebagaimana diketahui Darmin ialah nama untuk wong cilik. Nama orang biasa. Warungnya siapa saja. Warung rakyat. Katakanlah tak ubahnya warung tegal  yang banyak dijumpai di Jakarta, namun  sedikit elite.

Didirikan bulan April 2012, Warung Darmin –oleh Alex Komang- sengaja diperuntukkan sebagai tempat koungkow. Maka jangan bicara atau mengharapkan  masalah  pilihan menu dan soal makanan khas ataupun yang unik. Sejatinya Warung Darmin adalah ruang untuk menggeliatkan ide  atau gagasan yang inspirasi bagi yang singggah. Bukan cafe yang berorientasi pada cita rasa kuliner serta merta pada  perihal menu makan yang selalu menelurkan inovasi (terutama racikan bumbu) .

Terus terang Alex Komang bilang, “Saya tidak terlalu bisa  membuat menu yang lezat. Memang ada koki yang membuat makanan Warung Darmin enak dan bergizi.  Dalam hal masakan saya fokus ada bahan menunya, yang jelas harus baik. Saya menjaga yang singgah di warung ini happy, “  cetus Alex Komang yang tidak segannya  mengontrol perlengkapan dapur, mulai dari sendok, gelas, mangkok  sampai yang bahan pokok dibutuhkan Warung Darmin. 

Jadi? Sesekalilah singgah ke Warung Darmin. Anda bisa makan siang (syukur bisa bertemu Alex Komang, biasanya datang menjelang maghrib)  atau makan malam, juga datang sekadar minum kopi atau menyeruput wedang jahe. Tentang makanan , kiranya jangan terlalu berharap mencari makanan lezat, tapi Warung Darmin menyediakan makanan  bergizi. Bergizi dapatlah diartikan suatu inspirasi yang berujung  perubahan (bagi mereka yang singgah) – dalam menatap masa depan Indonesia yang lebih baik. (Syamsudin Noer Moenadi,  jurnalis  dan pemerhati masalah kuliner)

About ibra

Check Also

Ketua Umum Kowani DR.Ir. Dra. Hj. Giwo Rubianto Wiyogo, MPD. Foto: Ibra.

Giwo Bangga Kowani Fair 2018 dihadiri 3 Menteri

Jakarta, channelsatu.com: Kowani Fair 2018, yang dilaksanakan selama 3 hari, dari tanggal 24-27 Mei 2018 …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *