Kamis , 19 Mei 2022
Home / Hot News / Nasional / Ujian Nasional 2013 Berantakan, Apa Kata Anak Bangsa?

Ujian Nasional 2013 Berantakan, Apa Kata Anak Bangsa?

Jakarta, channelsatu.com: Berita dan percakapan seputar kasus keterlambatan naskah soal ujian Nasional (UN)yang mengakibatkan penundaan UN 2013 di 11 Propinsi merupakan cerita miris. Karena, para siswa mengalami beban psikologis, dan pihak sekolah pun jadi direpotkan, orang tua dibuat resah.

UN 2013 yang semula dijadwalkan 15 April 2013 akhirnya mundur, akibat keterlambatan distribusi naskah soal ke berbagai daerah di Indonesia. Rencana perubahan jadwal ke Kamis, 18 April 2013, seperti janji Mendikbud, pun tak berjalan mulus, malah kian menjadi benang kusut.

Akibatnya, para pelajar yang menjadi korban ketidakberesan ini kian terbebani. Mental mereka drop, semangatnya menjadi luntur. Desakan agar Mendikbud Mohammad Nuh mundur, bergaung keras. Ujian Nasional 2013 pun tidak lagi sesuai namanya, karena tidak berjalan serempak secara nasional.

Demikian beberapa topik pemberitaan dan percakapan yang ditangkap reputation monitoring tools Awesometrics selama sepekan mengenai isu yang tengah memanas ini, Ujian Nasional 2013 atau UN 2013.

Dalam sepekan saja, Awesometrics menangkap 145.436 mention di multiplatform. Sebanyak 142,767 mention adalah hasil kicauan Twitterland soal “Ujian Nasional” dari Sabang hingga Merauke mempercakapkan Ujian Nasional, dan 2,647 mention ditemukan pada 1,588 artikel di media portal selama periode 11-18 April 2013.

Masih menyoal percakapan tertinggi di Twitter soal Ujian Nasional terjadi pada Senin, 15 April 2013.

Ada yang menarik pada mention-mention Twitter di 15 April 2013 tersebut. Pesan orang nomor satu di RI lewat akun twittternya @SBYudhoyono untuk para pelajar yang akan menghadapi Ujian Nasional ramai di Re-Tweet. Sebanyak 80 persen berhasil me-RT dan menanggapi –secara positif dan negatif- akun yang asli, karena 10 persen me-RT akun palsu, di antaranya seperti : @SBYdhoyono @SBYudhiyono_ dan @SBYudhoyono_ID. Lalu, 10 persen lagi minta didoakan, dan memtwit masalah penundaan dan kurangnya naskah soal UN 2013 di 11 propinsi. Tapi, target sasar mereka rata-rata tetap ke Presiden.

Namun demikian, akun milik tokoh masyarakat dan pengamat politik Fadjroel Rachman yakni @fadjroel adalah yang memiliki followers tertinggi di antara para influencers. Tweet-tweet dari @fadjroel yang bernada keprihatinan dan menyuarakan aspirasi rakyat cukup berpengaruh, sehingga banyak pelajar dan para pemerhati masyarakat me-RT-nya kembali.

Pemberitaan terbanyak soal Ujian Nasional muncul pada Rabu, 17 April 2013. Tepatnya, ada 869 kali penyebutan “Ujian Nasional” pada 568 artikel di hari tersebut.

Berikut Isu atau Topik Utama Selama Sepekan:

1.Keterlambatan naskah soal di 11 propinsi, dan pengunduran kembali jadwal UN:

a.Hingga 18 April 2013, banyak pemprov atau sekolah kembali membatalkan UN karena belum terima soal. Di antaranya beberapa sekolah di Balikpapan, Makasar, 9 sekolah di Tanjung, kab Balangan-Kalsel, 14 kab di Kaltim tidak jadi menggelar UN, setelah ada pernyataan resmi dari Kepala Dinas Pendidikan Kaltim, Musyahrim. Termasuk Berau, Kaltim, soal hanya cukup untuk 4 sekolah, padahal ada 15 sekolah

b.24 sekolah se-Sultra belum menerima naskah soal dan lembar jawaban. Empat kabupaten yang terparah adalah Wakatobi, Buton utara, Konawe dan Bombana.

c.Ujian Nasional di Mataram, Nusa Tenggara Barat diundur dari pk 07.00 ke pk 13.00, menyebabkan sejumlah siswa SMA di Kota Mataram menangis. Mereka kesal dengan penundaan berkalli-kali, dan merasa mentalnya kian terbebani karena jadwal UN yang tidak pasti.

2.Kualitas lembar jawaban yang buruk.

3.Kekurangan naskah  membuat banyak sekolah harus fotokopi, terjadi di Samarinda, Sulawesi Tenggara, Kupang-NTT, dan 42 sekolah di Sumatra Barat, 6 sekolah di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Banjarbaru –Kalimantan Selatan, Bontang-Kaltim, dan di Sumatra Utara ada 521 sekolah, sehingga UN ditunda pekan depan. Di Palopo, Makasar, antar sekolah saling pinjam soal, karena distribusi naskah kurang dan tak merata.

Isu Yang Muncul Seiring Masalah Penundaan UN:

1.Kondisi miris UN di 11 propinsi yang mengalami penundaan UN, sangat kontras dengan suasana UN di Jakarta. Pada saat UN berakhir, Kamis (18/4), para siswa Jakarta melakukan tradisi corat coret baju, dan konvoi di jalan.

2.Ada cerita tentang siswi hamil, dan tahanan yang ikut ujian.

3.Didapatkan joki UN di Tuban.

4.Alih-alih kekurangan naskah soal, peserta UN di Sinjai, Sulawesi Selatan, saling contek atau melakukan kerjasama saat menjawab.

5.Mendikbud Muhamad Nuh mengaku siap diperiksa BPK dan KPK.

6.Ada pula topik soal PT Ghalia Indonesia Printing (GIP), yang disebut-sebut sebagai perusahaan yang bertanggungjawab memenuhi pengadaan soal, sehingga Ujian Nasional di 11 provinsi tertunda dari 15-18 April 2013 menjadi 18-23 April 2013.

7.Berdasarkan penelusuran Indonesia Corruption Watch (ICW), perusahaan percetakan soal UN di Bogor ini merupakan titipan yang dimenangkan oleh salah satu pejabat di Kemendikbud. Salah satu portal yang mengangkat isu ini adalah bisnis.com.

Demikian hasil penyelusuran yang dikumpulkan Awesometrics dalam rilisnya yang diterima channelsatu.com, Jumat (19/4). Awesometrics, adalah media monitoring untuk memantau reputasi sebuah perusahaan dan brand. PT. Prima Rancang Buana, penyedia jasa layanan media monitoring, yang telah memperkenalkan produknya Awesometrics sejak setahun lalu. (baqi) Foto: Ilustrasi.

About ibra

Check Also

Ayu Azhari bersama Wakil Gubernur NTT Josef  Nai Soi dan isteri diacara Exotic Tenun  Fest 2021. Foto: ist.

Ayu Azhari Siap Jadi Duta Budaya dan Promosikan Kain Tenun NTT

Kupang, channelsatu.com:”Sudah waktunya kita promosikan produk dan karya yang bervisi etnik seperti tenunan ini. Saya …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *