Jumat , 22 Oktober 2021
Home / PELUANG / Industri Kreatif / Merangkul Penonton Film Indonesia, Komunikasi Dua Arah Jadi Modal Utama

Merangkul Penonton Film Indonesia, Komunikasi Dua Arah Jadi Modal Utama

Diskusi film, bertajuk  " Penonton Bioskop Cerdas." Foto: Dudut Suhendra Putra.
Diskusi film, bertajuk ” Penonton Bioskop Cerdas.” Foto: Dudut Suhendra Putra.

Jakarta, channelsatu.com: Komunikasi dua arah jadi modal utama merangkul penonton film Indonesia untuk datang ke bioskop. Baik itu komunikasi dari filmaker untuk membuat film berkualitas dan juga untuk penonton mengetahui informasi film seperti apa yang tidak saja menghibur tapi juga punya nilai edukasi untuk disaksikan. Itulah inti dari diskusi film bertajuk, “Penonton Bioskop Cerdas, yang digelar Jumat (25/11/2016) di gedung A Kementerian Pedidikan dan kebudayaan, Jakarta, yang dilaksanakan Komunitas Cinta film Indonesia dan Pusat Pengembangan Perfilman, Kemendikbud.

Diskusi yang dipandu Teguh Iman Suryadi, dengan menghadirkan narasumber, Tika Bisono (Pisikolog), Rina Yanti Harahap (Produser), dan  Syahrul Gibran (Sutradara) dalam perss release dijelaskan bertujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan dalam memilih tontonan film yang baik dan bermutu. Pemahaman ini diharapkan akan sangat berpengaruh pada selera film yang ingin mereka saksikan.

Kegiatan yang diawali dengan pemutaran film Mars dan dihadiri ratusan pecinta film Indonesia ini, dilaksanakan seperti yang dituturkan DR. Maman Wijaya selaku Kepala Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbangfilm), Kemendikbud, melihat karena iklim perfilman Indonesia cukup baik. “Untuk itu, marilah saatnya menyiapkan penonton yang bisa lebih cerdas untuk mendukung terciptanya iklim perfilman yang lebih sehat, agar perfilman kita lebih cepat maju berkembang dan menjadi tuan di negeri sendiri,” terang Maman. (Ibra)

About ibra

Check Also

Wong-Hang-Tailor-bersama-generasi-ke-tiga-dan-empat-foto-Ist

Ini Rahasia Kesuksesan Wong Hang Tailor, Ampuh Pakai Resep Kuno

Jakarta, channelsatu.com: 88 tahun sudah Wong Hang Tailor berdiri kokoh. Dari sejak tahun 1933 Wong …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *