Senin , 13 Juli 2020
Home / Hot News / Nasional / Menparekraf Mari Elka Pangestu Lakukan Kunjungan Kerja ke Italia

Menparekraf Mari Elka Pangestu Lakukan Kunjungan Kerja ke Italia

Jakarta,channelsatu.com:  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Mari Elka Pangestu beserta rombongan melakukan serangkaian kunjungan kerja ke Italia (Vatikan, Roma, Florence dan Venice) pada tanggal 1-4 Oktober 2014.

Pada hari pertama dilakukan audiensi dengan Paus Fransiskus di Vatikan. Menparekraf pada kesempatan tersebut menyampaikan salam dari Pemerintah Indonesia dan mengundang Paus untuk berkunjung ke Indonesia.

“Bahwa Pemerintah RI sejak tahun lalu disediakan tempat oleh pihak museum Vatikan sebagai courtesy untuk promosi Indonesia, dengan memajang miniatur Borobudur, cuplikan Relief Borobudur, tenun, batik, patung, wayang kulit, miniatur seperangkat gamelan kuno dan benda-benda bersejarah lainnya, serta foto-foto yang menggambarkan keindahan beberapa obyek wisata di Indonesia”. Jelas Mari Elka Pangestu ketika berkunjung ke Museum Vatikan yang dipandu oleh Pastor Mapeli, Direktur Museum Vatikan, serta didampingi Budiarman Bahar, Duta Besar RI untuk Vatikan.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Museum Vatikan memberikan buku katalog yang berisi keterangan barang-barang koleksi Museum Vatikan dan menyampaikan keinginannya untuk memperpanjang kerjasama antara Indonesia dan Vatikan serta keinginannya untuk melakukan kunjungan ke Indonesia tahun 2015. Direktur Museum Vatikan juga berharap kiranya dapat diberikan peta Indonesia yang sudah kuno untuk ditampilkan pada Museum Vatikan.

Menparekraf menyambut baik upaya promosi pariwisata di Vatikan, tempat ini strategis mengingat setiap harinya sangat ramai oleh pengunjung, mencapai lebih dari 10.000 orang, dan pengunjung merasa puas karena Indonesia menempati lahan yang luas, mempunyai lahan lebih luas dibandingkan dengan negara-negara lainnya yang terdapat pada Museum Vatikan.

Diharapkan upaya promosi Indonesia ini akan berdampak pada dikenalnya Indonesia oleh masyarakat internasional dan informasi yang terpajang di museum dapat lebih menarik  wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia.

Kunjungan kerja juga dilakukan ke Museum MACRO yang terletak di Roma, dimana KBRI Vatikan bekerjasama dengan Kemparekraf RI berpartisipasi pada Festival Asiatica Filmmediale (FAF) ke-15 dengan menampilkan 15 judul film Indonesia, baik berupa film pendek, film dokumenter dan film panjang. FAF berlangsung tanggal 26 September – 4 Oktober 2014, dihadiri oleh beberapa sineas Indonesia seperti Hanung Bramantyo, John Badalu, Yosep Anggi Noen dan Nia Dinata. 

Kelima belas judul film yang diputar, yaitu: Lewat jam malam (Usmar Ismail); Soekarno (Hanung Bramantyo); A lady caddy who never saw a hole in one (Yosep Anggi Noen); Lewat sepertiga malam (Orizon Astonia); Something in the way Teddy Soeriaatmadja); Pecullar Vacation and other illnesses ( Yosep Anggi Noen);  400 words (Ismael Basbeth); Sepatu Baru (Aditya Ahmad); Waiting for Colors (Adriyanto Dewo); Tanda tanya (Hanung Bramantyo); What they don’t talk about when they talk about love (Mouly Surya); Opera Jawa (Garin Nugroho); Denok & Gareng (Dwi Sujanti Nugraheni);  Provokator Damai (Rifky Husain, Ali Madi Salay); dan They live to die (Tino Saroengallo).

Pemutaran film Indonesia tersebut berlangsung selama 8 (delapan) hari, diputar di 3 (tiga) lokasi, yaitu Museo Macro, Teatro Palladium dan Teatro Ambra. Setiap pemutaran film mendapat sambutan dan apresiasi yang baik dari masyarakat Italia.

FAF secara resmi dibuka tanggal 26 September 2014 oleh Duta Besar RI untuk Vatikan, Budiarman Bahar dan Direktur Artistik FAF, Italo Spinelli. Indonesia pada tahun 2014 ini telah menjadi Fokus Country dan  dihadiri oleh Erick Tohir yang bersedia menjadi pembicara, acara tersebut dimeriahkan dengan pertunjukkan kesenian Puspo Budoyo dari Jakarta serta jamuan makan malam dengan menyuguhkan masakan khas Indonesia.

Disamping berpartisipasi pada kegiatan FAF, di tempat yang sama “Museum MACRO”, KBRI Vatikan juga menyelenggarakan pameran seni kontemporer yang diberi judul SHOUT!, dengan menampilkan hasil karya beberapa seniman muda Indonesia yang berdomisili di Jakarta, Bandung dan Jogjakarta.

Menparekraf pada kesempatan di Museum MACRO tanggal 1 Oktober 2014 melihat koleksi pameran seni kontemporer SHOUT! dan menonton film Lewat Jam Malam karya Sutradara Usmar Ismail, yang telah direstorasi dengan baik oleh perusahaan film di Italia serta diberikan subtitle berbahasa Inggris. Pada kegiatan malamnya berkunjung ke acara promosi kuliner Indonesia yang menampilkan makanan Indonesia hasil olahan Chef Vindex Tengker di Westin Hotel Roma. Kegiatan tersebut terselenggara berkat kerjasama KBRI Roma dengan Westin Hotel.

Menparekraf sangat yakin bahwa upaya kerjasama promosi Indonesia yang telah dilakukan oleh Perwakilan RI di luar negeri bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan berdampak positif pada kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. (ibra)

 

About ibra

Check Also

Foto: ist.

Kemenparekraf dan Kemenkes Sepakat Kembangkan Wisata Kesehatan di Indonesia

Jakarta, channelsatu.com: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sepakat …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *