Rabu , 1 April 2020
Home / kuliner / Menggeliat Bisnis Restoran di Bogor

Menggeliat Bisnis Restoran di Bogor

Momo Milk. Foto: Ilustrasi.
Momo Milk. Foto: Ilustrasi.

Bogor, channelsatu.com:    Kota Bogor yang pernah mendapat julukan kota hujan, dan tidak jauh jarak tempuhnya dari Jakarta, sekitar 60 kilometer, kini mendapat julukan baru sebagai kota kuliner. Walaupun ada yang menyindir sebagai kota angkot.

Namun sebagai kota kuliner, memang terasa sekali bisnis restoran di Bogor yang terkenal pula dengan Kebun Raya, demikian menggeliat. Tidak terhitung restoran yang berdiri dan tumhuh berkembang, sebaliknya  tidak jarang pula terdapat restoran yang tutup, bangkrut. Hal ini, harap maklum karena kalah dalam persaingan, mengingat restoran itu tidak melakukan inovasi menu maupun salah dalam menbidik segmen pasar.

Berdasarkan pengamatan lapangan channelsatu.com, tidaklah dipungkiri bisnis restoran di Bogor sungguh bergairah. Pada akhir pekan, volume kendaran dari arah Jakarta, Bekasi hingga Bandung begitu menyumut di Bogor. Mereka ini menyasar pusat kuliner, dan harap diketahui di Bogor banyak tempat makan pilihan.

Mereka yang datang bersama keluarga biasanya lebih dulu ke Kebun Raya yang berada di jantung kota Bogor yang didirikan pada 1817 oleh seorang ahli botani berkebangsaan Jerman, Prof.C.G.C. Reindwart. Awalnya kebun ini bernama s’Lands Plantentiun te Buitenzog, sebagai pusat introduksi berbagai tanaman ekonomi. Kebun botani ini memiliki luas lebih dari 85 hektare dengan koleksi tumbuhan mencapai lebih dari 15 ribu.

Sekarang ini, menurut pengamatan channelsatu.com setidaknya ada empat restoran yang booming di Bogor. Yakni restoran Tia Siera, Momo Milk, Vamilk, dan Lemongrass yang tidak jauh lokasinya dari Kebun Raya, yaitu di jalan Pajajaran nomor 21.

Lemongrass letaknya sangat strategis dan mempunyai suasana yang nyaman dan kasual. Setiap akhir pekan restoran ini dipenuhi pengunjung, jangan kaget bila Anda musti rela mengantri hingga hitungan jam. Jika Anda ke Lemongrass sebaliknya rombongan, sebab ada minimal order.  Sedangkan menu yang layak dicoba, nasi hainan ayam rebus, mi hongkong bebek dan roti tissue.

Berbeda dengan Lemongrass, restoran Tier Siera yang berlokasi di jalan Ahmad Yani nomor 40 bersuasana temaram dan berkesan ekslusif. Tempat fovorit di restoran ini ada pada bagian outdoor belakang. Dari tempat ini Anda bisa melihat suasana pemandangan rumah-rumah di Bogor. Tentang menu, cobalah  aneka mocktail antara lain green sunrice dan bery’s smoothies. Menu lain yang oke steak on rice, dan roasty and beef.

Bagaimana dengan restoran Mono Milk dan Vamilk? Menilik namanya jelas adalah kedai susu. Restoran Vamilk memiliki jargon Susu untuk Kita Semua terdiri dua lantai. Aneka susu yang layak dicoba daily healty dring rasa pisang, strobery, leci, anggur dan blueberi. Restoran Valmik ini berlokasi di jalan Pandu Raya nomor 69.

Sedang restoran Momo Milk yang sedang naik daun berada di jalan Kantor Pos Nomor 6, Pajajaran. Momo Milk yang menyajikan menu andalan serba susu, berdekorasi  khas, menyerupai peternakan sapi. Jadi tidak heran nama lengkap restoran ini Momo Milk Bam.
Yang menarik dari Momo Milk Bam ini adalah pemandangan di tengah restoran yang berupa hamparan rumput hijau yang luas dengan pernik-pernik  ala pertenakan sapi. Para pelayannya pun  mengenakan kostum ala peternak. Selain minuman susu sebagai menu andalan, tidak ada salahnya Anda mencicipi  aneka bua susu, seperti nutella kitKat green dan hershey’s.

Nah, kapan Anda bersama keluarga ke Bogor untuk berakhir pekan? Tentu tidak ada salahnya mampir ke salah satu restoran dari empat restoran yang sudah ditelisik channelsatu.com. Yuk, kita ke sana. (Syamsudin Noer Moenadi, Jurnalis dan Pemerhati Kuliner, Redaktur channelsatu. com)

About ibra

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *