Sabtu , 18 November 2017
Home / Showbiz / Film, Musik, TV / Lesbumi Luncurkan Program Bioskop Keliling Nusantara

Lesbumi Luncurkan Program Bioskop Keliling Nusantara

Adegan film Sang Kyai. Foto: ist.
Adegan film Sang Kyai. Foto: ist.

Jakarta, channelsatu.com: Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia, disingkat Lesbumi dan nama inilah yang sangat dikenal di masyarakat, mulai bulan Juni 2017 meluncurkan program Bioskop Keliling Nusantara. Program bioskop keliling gratis ini untuk sementara menyinggahi 700 pondok pesantren di Jawa Barat, diawali di pondok pesantren At-Tsaqopah Ciganjur, pada 10 Juni 2017 dengan memutar film bertajuk Sang Kiai yang disutradarai Rako Prijanto, sineas muda Indonesia selain Riri Riza.

Film Sang Kiai yang dinobatkan sebagai Film Terbaik pada Festival Film Indonesia 2013 bernuansa dakwah dan pendidikan, sangatlah cocok untuk diputar dalam program Bioskop Keliling Nusantara. Mengingat, kata Sekjen PB Lesbumi, H. Uki Marzuki, “Film bukan sekadar tontonan semata, melainkan tuntunan, edukasi yang sejatinya dapat dipetik dalam interpretasi kehidupan.“

Lebih lanjut kepada channelsatu.com, H. Uki Marzuki menegaskan, Lesbumi, dalam hal ini panitia program Bioskop Keliling Nusantara, secara selektif memilih judul film yang diputar. “Disesuaikan dengan karakteristik warga sekitar pondok pesantren yang menonton. Namun yang utama ialah ditayangkannya karya sineas anak-anak muda NU.”

Bioskop Keliling Nusantara diputar di lapangan desa, kelurahan tanpa dipungut biaya. Dan program ini merupakan gerakan sosial. Tidak berorientasi keuntungan. Semata-mata pula gerakan dakwah, mentasbihkan syiar ahlussunah waljamaah.
“Diharapkan menjadi media komunikasi antar warga nahdliyin dalam bertransformasi, ide, gagasan serta pemikiran,“ ucap H. Uki Marzuki. (Syamsudin Noer Moenadi, email nm.syamsudin@yahoo.com)

About ibra

Check Also

Adegan film Hujan Bulan Juni. Foto: Ist.

Film Hujan Bulan Juni, Membungkus Puisi Jadi Kisah Yang Romantis

Jakarta, channelsatu.com: Mendeskripsikan kedalaman puisi Sapardi Djoko Damono dengan kata-kata, adalah keniscayaan. Apalagi ketika menjadi …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *