Sabtu , 17 November 2018
Home / Showbiz / Rilex / KUE BULAN, KUE ANTI KORUPSI

KUE BULAN, KUE ANTI KORUPSI

Jakarta, channelsatu.com: Rabu, 2 Oktober 2013 , Komite Pemberantasan Korupsi menangkap Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar, anggota  Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Golongan Karya Chairun Nisa, Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah Hambit Bintih , serta pengusaha  dengan nama disingkat DH dan CN,

Kamis pagi, peristiwa tersebut menjadi berita utama pada media massa seluruh Indonesia. Dari pagi hingga tengah malam, berita terus menerus diudarakan televisi. Sungguh peristiwa yang memalukan dan pelakunya, mereka yang tertangkap, tidak ada ampun baginya.

Tiga minggu sebelum peristiwa itu, terdapat berita menarik yang layak disimak, dan berkaitan dengan pencegahan korupsi, serta terjadi di negeri China. Yakni Presiden China yang baru, Xi Jinping mengeluarkan mandat yang bertujuan menekan korupsi. Perintah China mengeluarkan peraturan  yang melarang pejabatnya  memberi hadiah,  termasuk kua terang bulan.

Larangan pemberian  kue terang bulan dari pejabat China terkesan kongsi. Tetapi, pengumuman  Xi Jinping  tersebut merupakan bagian  dari rencana besar pemerintahannya yang berjalan sejak Maret 2013.  Namun larangan Xi Jinping seperti yang dilaporkan  suratkabar South China Morning Post terlambat disampaikan.

Pasalnya  pesanan kue terang bulan, disebut pula kue bulan, sudah dimulai  beberapa minggu sebelum larangan Xi Jinping diutarakan, yaitu satu bulan sebelum Festival Musim Gugur yang puncaknya diperingati pada ke-15 di bulan ke-8, dan tahun 2013 jatuh pada tanggal 19 September. Pada hari tersebut diyakini bulan berada pada posisi terbundar dan paling terang.

Dalam penanggalan China, selain tahun baru, Zhongqiu Festival,adalah hari raya yang penting .Pada Zhongqiu Festival yang demikian populer di China,  kue bulan yang dalam legenda digunakan sebagai persembahan, tapi kini digunakan sebagai bingkisan untuk teman maupun kerabat.

Maka tidak heran Xi Jinping  melarang pejabatnya menerima kue bulan dari pihak manapun. Hal ini adalah bagian untuk memberantas korupsi. Tidak hanya itu pemerintah China  melarang penggunaan uang rakyat untuk membiayai jamuan makan mewah dan menyerahkan dihentikannya hiburan gemerlapan selama Zhongqiu Festival.

Kue bulan dianggap sebagai lambang keutuhan, kemakmuran dan kesuksesan. Dalam bahasa Hokkian kue bulan disebut gwee pia atau tiong chiu pia. Sedangkan bahasa Hakka alias Khek, dibilang Nyekh Poyang. Isi kue bulan dasarnya ialah kuning telur asing dan krim biji teratai manis.

Berdasarkan cerita turun temurun, kue bulan muncul pada bad ke-13 dan 14 ketika China dijajah Mongol. Para pejuang menggunakan kue ini untuk berkirim pesan rahasia kepada pejuang untuk melawan penjajah. Perjuangan melawan bangsa Mongol berhasil, lantas muncullah Dinasti Ming.

Awalnya kue bulan berbentuk bulan. Berisi pasta yang terbuat dari biji bunga teratai serta rasanya sangat manis. Sekarang seiring perkembangan zaman, muncul berbagai variasi bentuk dan isi kue bulan. Kehadirannya juga tidak hanya pada Festival Musim Gugur saja, bisa kapan saja jika menginginkan.

Memang, kue bulan merupakan hidangan wajib tatkala Festival Musim Gugur tiba. Kue bulan  tergolong kue yang mudah dibuat. Untuk kulitnya, cukup campur tepung, minyak kacang dan sirup gule khusus kue ini. Aduk dengan mixer dengan kecepatan rendah.

Setelah bercampur, gunakan tangan untuk  membuat adonan kalis. Tipiskan adonan dengan rol kayu dan masukkan pasta atau isian kue. Usai berisi pasta, bulatkan adonan hingga seluruh kulit menutup isian Lantas masukkan dalam cetakan dan keluarkan, baru kemudian dipanggang dalam oven.

Silahkan membuat kue bulan sendiri, terus bagi–bagi dan kirimkan kepada sahabat atau teman dekat, tapi jangan dianggap sebagai kongsi.  Mengirim kue bulan yang tidak lain kue anti korupsi, telah menjadi tradisi di semua kalangan di China.

Tetapi tradisi itu terkadang dimanfaatkan untuk berkongsi. Tidak ubahnya di Indonesia, sering kita lihat pengusaha  kirim bingkisan parsel saat Idul Fitri kepada penjabat negara. Dus, sudah seyogyanya  Komisi Pemberantasan Korupsi  mengeluarkan larangan, sebagaimana Presiden China, Xi Jinping. ( Syamsudin Noer Moenadi, Jurnalis dan pemerhati kuliner )  Foto: Istimewa.

About ibra

Check Also

Yo Sholat. Foto: Snm

Pangkalpinang, Kota Kita Bersama

Pangkalpinang, channelsatu.com: Seringkali saya salah ucap, juga kerap salah menyebut kota Pangkalpinang yang merupakan Ibukota …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *