Sabtu , 18 November 2017
Home / Showbiz / Rilex / Kini, Indonesia Kiblat Pariwisata Dunia

Kini, Indonesia Kiblat Pariwisata Dunia

jam Gadang. Foto: ilustrasi.
jam Gadang. Foto: ilustrasi.

Jakarta, channelsatu.com: Dalam World Halal Travel Award’s 2016 (WHTA 2016) di Abu Dhabi, Uni Emeriat Arab (UEA) dan Spanyol, yang diumumkan 7 Desember 2016 (Rabu malam waktu Indonesia), Indonesia berhasil menyapu bersih 12 kategori yang diikuti dan hanya menyisakan empat kategori lain yang memang tidak diikuti wakil dari Indonesia.

Hal ini, kini Indonesia pantas disebut kiblat pariwisata halal dunia. Tahun 2015, Indonesia meraih tiga award’s : Word’s Best Halal Tourism Destination yang diraih Pulau Lombok, NTT, sekarang disabet kota Padang, Sumatera Barat, Word’s Best Halal Honeymoon Destination (pada tahun 2016 tetap dipertahankan Lombok), dan Best Family Frendly Hotel (tahun 2015 diraih Sofyan Betawi Hotel Jakarta, namun untuk tahun 2016 diraih The Rhadana Kuta, Bali).

Sebagai kategori Best Family Frendly Hotel, The Rhadana Kuta, Bali, pada putaran pertama unggul dari puluhan hotel lainnya dari berbagai belahan dunia. Pada putaran final unggul dari jauh di atas pesaing dari empat pesaing juga dari empat negara lainnya, yaitu Westin, Kuala Lumpur, Paragon, Abu Dhabi, Jannah Burj Al Sarah dan Banana Island Resort Doha by Anantara.

Kemenangan The Rhadana Kuta, Bali, tentulah merupakan kemenangan yang berasal dari banyak pihak. Demikianpun bagi Rainer H. Daulay, Fonder & CEO Rhadana Group, kemenangan satu semangat, satu mimpi, satu visi dan satu komitmen. “Upaya kerja cerdas serta ikhlas. Tidak luput adalah doa. Buat saya, halal ialah life style. Halal itu opportunity yang musti dimanfaatkan, “ ujar Rainer, H. Dailay kepada channelsatu. com melalui telepon genggam, usai kemenangan diumumkan awal Desember 2016.

The Rhadana Kuta, Bali, memang memiliki fasilitas ibadah untuk tamu Muslim terlengkap di dunia. Fasilitas tersebut  terdiri sajadah, sarung, mukena, disediakan Al-Quran tiga bahasa, arah kiblat, jadwal shalat, dan tersedia tempat wudhu khusus di setiap kamar. Fasilitas lain berkaitan dengan makanan dan minuman yang halal dengan sertifikasi MUI, tersedia di Café de’ dapoer.

Setiap kamar di The Rhadana Kuta, Bali berbeda tema dan ada sekitar dua ribu enam ratusan pernik kenangan ditata apik yang membuat nyaman serta teduh. Ya, seperti di rumah sendiri. Jika ingin mengadakan rapat, The Rhadana Kuta, Bali, pun menyiadakan sarana itu, mulai ruang rapat untuk 10 hingga 126 orang.

Peralatan pendukung rapat komplet, seperti projector LCD, flip chart, sound system, band , MC, serta dokumentasi foto maupun video. Ruang rapat bisa diatur dengan dekorasi dapat dibuat secara menarik, tergantung keinginan yang mengadakan rapat. Singkatnya The Rhadana Kuta, Bali, benar-benar hotel yang ramah bagi keluarga, teristimewa untuk keluarga Muslim.

Wajarlah apabila The Rhadana Kuta, Bali, dinobatkan sebagai World’s Best Family Friendly Hotel 2016 dalam World Halal Travel Award’s 2016. Tidak dipungkiri Rhadana Group fokus menggarap pasar turis Muslim di Bali, tidak terkecuali turis manca negara maupun turis nusantara.

Potensi ini sangat besar dan belum tergarap. Berdasarkan survei MaterCard 2015 menunjukkan bahwa di antara 40 kota tujuan  wisata di dunia, Bali memenempati peringkat sepuluh besar sebagai kota yang paling diminati wisatawan Muslim dari penjuru dunia, termasuk kota Dubai, Kuala Lumpur dan Istambul, Turki.

Dus, wajar juga Rhadana Group melirik pangsa pasar turis yang besar itu, mengingat jumlah wisatawan Muslim yang mengadakan perjalanan (muslim traveler) mencapai 1,8 % dari populasi dunia. (Syamsudin Noer Moenadi, email nm.syamsudin@yahoo.com)

About ibra

Check Also

Adegan film Hujan Bulan Juni. Foto: Ist.

Film Hujan Bulan Juni, Membungkus Puisi Jadi Kisah Yang Romantis

Jakarta, channelsatu.com: Mendeskripsikan kedalaman puisi Sapardi Djoko Damono dengan kata-kata, adalah keniscayaan. Apalagi ketika menjadi …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *