Senin , 20 Agustus 2018
Home / Showbiz / Selebriti / Kayla Haryo Artis Cilik Yang Tengah Jadi Rebutan Rumah Produksi

Kayla Haryo Artis Cilik Yang Tengah Jadi Rebutan Rumah Produksi

Kayla haryo. Foto: ist.
Kayla haryo. Foto: ist.

Jakarta, channelsatu.com: Belakangan banyak bermunculan artis cilik di layar kaca, utamanya di dunia sinetron. Yang spesial dan mampu mencuri perhatian, salah satunya adalah dengan kehadiran putri belia Kayla Haryo. Betapa tidak, Kayla yang belum bisa baca tulis tapi bisa melahap dan menghapal dialog-dialog yang disodorkan padanya dengan mudah.

Tak hanya pintar menghapal dialog, putri kelahiran Batam, 14 Nopember 2014 ini, begitu mudahnya ketika diminta berakting menangis. Tak mengejutkan jika banyak lawan main dan sutradara yang mendirectnya kagum dengan kemampuan aktingnya yang luar biasa tersebut. Mak tak heran jika Kayla jadi laris manis karena selalu jadi rebutan rumah produksi yang ingin menggunakan jasanya dalam dunia akting dan iklan.

Itulah sebabnya wajahnya begitu akrab di layar kaca, karena sudah tidak asing lagi kemunculannya, Mulai dari sinetron Ummi, Jodoh Wasiat Bapak, Nabil dan Nabila, Wanita Perindu Surga, Nadin, Cantik-Cantik Kucing Dapur, Putri Titipan Tuhan, Ok Jek, Cermin Kehidupan dan masih banyak lagi lakon yang sudah dimainkan buah hati dari pasangan Juhardi dan Kemala ini. Meskipun sibuk berakting hebatnya lagi, Kayla tetap bisa mengatur waktu untuk pendidikannya. Agar tidak bertubrukan dengan profesinya sebagai artis, Kayla yang masih duduk setara di TK B, ikut sekolah home scholling.

“Dengan begitu sekolah jalan dan berakting pun bisa aku nikmati,” kata Kayla yang bercita-cita jadi dokter hewan ini.

Karirnya sendiri terbilang diasah secara otodidak dan diawali dari acara Aksi Bocah Cilik. Kayla berharap ia bisa terus berakting hingga seperti senior-seniornya tampil terus hingga dewasa, tidak saja di layar kaca juga ke layar lebar. (Ibra)

About ibra

Check Also

foto ist.

Film Sara dan Fei Stadhuis Schandaal, Belajar Sejarah Masa Lalu

Jakarta, channelsatu.com: “Saya memang tidak ingin membuat film sejarah, tetapi membuat film yang menggambarkan sebuah …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *