Minggu , 17 Desember 2017
Home / Showbiz / Film, Musik, TV / GKR Hemas Puji Sofia Koswara

GKR Hemas Puji Sofia Koswara

Jakarta, channelsatu.com: Meskipun acara Festival Film Perdamaian atau International Film
Festival For Peace, Inspiration and Equality (IFFPIE) yang dikomandoi Sofia Koswara. Chairwoman World Peace Movement, diacara puncaknya Kamis (30/8) malam di Auditorium 2
Blitzmegaplex Grand Indonesia Jakarta berlangsung sederhana.

Ternyata banyak mendapat perhatian dari masyarakat luas, mulai dari mahasiswa, selebriti
para duta besar hingga tokoh masyarakat, antusias ingin menyaksikan IFFPIE yang baru pertama kali digelar di dunia dan Indonesia jadi tuan rumah sekaligus penggagasnya.

Tanpa terkecuali Wakil Ketua DPD GKR Hemas yang kesibukannya begitu padat di DPR/MPR turut hadir untuk mensupport acara ini.

“Saya memberi penghargaan terhadap usaha ibu Sofia Koswara dan kawan-kawan yang
menyelenggarakan festival film perdamaian ini. Bagaimana pun bentuk dan skalanya, saya
memandang semua usaha perdamaian perlu didukung dan didororng agar menjadi inspirasi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara kita,” puji GKR Hemas.

“Maka saya berikan penghargaan ini dengan keyakinan dan harapan. Bahwa kita semua akan
melanjutkan kata-kata perdamian kita dengan perbuatan nyata yang sungguh-sungguh,” ajaknya.

“Jadi,kegitan ini bukan hanya sebuah Festival Film, tapi lebih dari itu adalah sarana untuk
membangung kembali kesadaran masyarakat akan pentingnya perdamaian. Kita sudah lelah dengan konflik antar suku, agama, ras dan golongan. Kita ingin hidup berdampingan secara damai, bersama-sama mewujudkan kesejahteraan seluruh umat manusia,” timpal Sofia Koswara.

Berikut hasil pemenang IFFPIE 2012 yang diikuti 500 film dari seluruh dunia: Film Terbaik,
Admission yang diperankan peraih Oscar, James Cromwel dan disutradarai Harry Kakatsakis.
Film ini bercerita tentang permusuhan antara Israel dan Palestina hingga di gerbang surga.

Best International Short Film: Admmision, disutradarai Harry Kakatsakis, USA, Best
International Feature Film: Meherjaan karya Robaiyat Hossain, Bangladesh, Best Documentary
Short: A Balloon for Alloh besutan Nefise Ozkal Lorentzen, Norway, Best Documentary Feature,
Little Town of Bethlehem, sutradara Jim Hanon, Usa, Best New Comer : One Day After Peace,
sutradara Miri Laufer and Erez Laufer, Israel, Federico Fellini Award diberikan pada
sutradara Inal Beck Sherip, Rusia (untuk film Last Time).

“Kriteria utama dari pemenang di samping faktor-faktor teknis, adalah kekuatan pesan yang
disampaikan film bersangkutan.” tambah Sofia soal syarat film di IFFPIE 2012 bisa menang
diajang yang digelar dalam rangka menyambut hari Perdamaian Internasional yang jatuh 21
September mendatang ini. (him)

About ibra

Check Also

Sutradara Julianto ketika mengarahkan aktor seinor Roy Marten di film Incredible I Love, suting pertama, Senin (27/11/2017) di jakarta. Foto: Ibra.

Incredible Love dari Novel Sekarang ke Layar lebar

Jakarta channelsatu.com: Kisah anak autis seakan jadi aib besar buat keluarga. Ini semua disebabkan informasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *