Rabu , 14 November 2018
Home / Showbiz / Film, Musik, TV / Film Tiger Boy, Siapkan Tisu Saat Menyaksikan Untuk Membendung Derai Air Mata

Film Tiger Boy, Siapkan Tisu Saat Menyaksikan Untuk Membendung Derai Air Mata

Adegan film Tiger Boy
Adegan film Tiger Boy

Jakarta, channelsatu.com: Cinta, ya, kalau sudah jatuh cinta, apa lagi yang tengah melanda mabuk cinta adalah seorang remaja. Maka sekat atau ruang atau kasta jadi tak berlaku lagi. Tak peduli jika sang kekasih disebut-sebut manusia harimau di kampung itu, jika seorang dara cantik bernama Kanya (Irish Bella) sudah jatuh cinta dengan Radja (Stefan William) si manusia harimau, tak ada yang bisa menghalangi.

Cinta yang unik, seorang anak yang datang dari orang kaya dan jatuh cinta dengan anak kampung, diangkat ke layar lebar oleh Starvision, dengan judul Tiger Boy. Ke unikkan kisah asmara di Tiger Boy yang filmnya bisa disaksikan mulai Kamis(15/10/2015) di bioskop ini, jadi pembeda dari film remaja romantis yang pernah ada di film nasional.

Selain tentang kisah asmara yang beda dan sekaligus jadi bumbu utama di Tiger Boy yang penggarapannya dipercayakan oleh Nayato ini, dirajut dengan latar belakang sisi lain dari peristiwa Mei 1998. Tepatnya, ketika sejarah reformasi terjadi, saat itu di hutan kaki Gunung Salak, seorang bayi lelaki lahir. Tragisnya si bayi lahir tapi sang ibu yang melahirkan meninggal dunia. Mau tak mau sejak lahir Raja hidup di hutan liar dan bergaul dengan mahluk liar.

Sejak kecil Kanya (Sandrinna Skornicki – Irish Bella) sering merasa kesepian. Papa (Bucek) terlalu memproteksi karena kondisi fisik Kanya yang lemah, Papa membawa Kanya dan adiknya Tristan (Gerry – Rayn Wijaya) pindah ke vila. Di tempat itu Kanya bertemu teman pertamanya; anak laki-laki misterius yang menyelamatkan Kanya ketika diserang binatang di hutan terlarang. Karena anak itu tidak memiliki nama dan tidak bisa bicara, Kanya memanggilnya dengan nama Radja (Alwi Assegaf – Stefan William).

“Semoga film yang dikerjakan dengan hati ini dapat merebut hati penonton film nasional di Indonesia,” begitu harapan Nayato Fio Nuala selaku sutradara.

Adegan film Tiger Boy
Adegan film Tiger Boy

“Siapkan tisu untuk membasuh deraian air mata ketika menonton kisah cinta Kanya dan Radja di Tiger Boy,” timpal Chand Parwez selaku produser mengingatkan, karena diyakininya drama romantis di film ini akan mengharu biru.

Lengkapnya, kisah film Tiger Boy, diawali dengan kehadiran Radja membuat Kanya bahagia. Tapi kebersamaan Kanya dan Radja ditentang semua orang yang menilai Radja sebagai anak harimau yang berbahaya dan harus dijauhi. Kanya dan Radja dipisahkan.

Semakin Kanya besar, Papa semakin ketat memproteksinya. Kanya tumbuh menjadi remaja penyendiri yang tidak pernah bergaul dan sering mencurahkan perasaannya lewat tulisan. Hidup Kanya berubah ketika Papa meninggal karena kecelakaan. Dan semuanya terasa semakin berat ketika Papa meninggalkan surat yang mewasiatkannya menikah dengan Todi (Maxime Bouttier), cowok arogan, anak rekan kerja Papa (Jeremy Thomas).

Dua berita buruk yang datang beruntun membuat kesehatan Kanya menurun. Mama (Tatiana Sivek) membawa Kanya dan Tristan ke vila. Kembalinya Kanya mempertemukannya lagi dengan Radja. Sekali lagi semua orang menentangnya karena menganggap Radja sumber teror yang berbahaya. Di sisi lain, Tristan sibuk mengejar Citra (Cassandra Lee), kembang desa yang selalu menjauhinya, karena sikap permusuhan ibunya Citra (Amara) terhadap orang kota.

Kanya ingin membuktikan bahwa Radja bukan manusia harimau. Kanya ingin membimbing Radja menjadi manusia seutuhnya. Todi ingin memisahkan Kanya dan Radja dengan beragam cara, termasuk berupaya menyingkirkan Radja.

Siapakah Abidzar (Ferry Salim) yang membuat ibunya Citra antipati terhadap orang kota? Apakah Kanya berhasil membuktikan bahwa Radja bukan manusia harimau yang berbahaya? Akankah Kanya dan Radja bisa bersatu? (Ibra)

About ibra

Check Also

Lara dan Laraku Peduli Palu. Foto: Ist.

Penyanyi Lara dan Laraku Peduli Palu

Jakarta, channelsatu.com: Lara dan Laraku (Lara fans family) merasakan duka yang sangat mendalam atas terjadinya …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *