Selasa , 18 Januari 2022
Home / Showbiz / Film, Musik, TV / Film Horror House, Ada Arwah Gentayangan di Rumah Calon Pengantin

Film Horror House, Ada Arwah Gentayangan di Rumah Calon Pengantin

Horror-HouseJakarta, channelsatu.com:Kerja, kerja dan kerja, itulah aktivitas keseharian sutradara Nayato Fio Nuala. Setelah bulan silam menghasilkan film horor Takut, yang sukses meraih penonton sebanyak hampr 130 ribu orang.

Maka 12 Maret 2015 ini, dia kembali merilis film bergenre horor: Horror House. Di film ini, Nayato selain menjadi sutradara,lewat bendera My Dream Pictures, sutradara kelahiran Aceh ini merangkap sebagai produser.

Kalau di film Takut dia tidak memasang bintang beken, di film Horror House Nampak bintang-bintang mentereng ada di dalamnya. Apakah karena kedudukannya sebagai produser, yang membuat dia berani menggaet bintang seperti Bertrand Antolin, Massayu Anastasia, Stuart Collin, Tatiana Sivek dan Kimberley Ryder? Strategi?

“Ya, jelas strategi dong. Saya selalu berkeinginan mencari strategi-strategi yang moncer, agar penonton tidak bosan. Selain itu, di Horror House ini dibutuhkan bintang-bintang yang punya karakter kuat. Karena bukan saja suasana yang dibangun bisa tercapai, tapi akting-akting mereka itu bisa memperkuat. Nah, mereka itu saya anggap bisa memenuhi harapan saya. Stuart Collin, Masayu Anastasia dan Tatiana Sivek sudah pernah main di beberapa film horor saya. Stuart pernah main di film Hantu Pohon Boneka dan Di sini Ada yang Mati. Sementara Tatiana pernah main di film Pocong Pasti Berlalu dan Di sini Ada yang Mati. Begitu juga Kimberley Ryder bukan sosok yang asing di film-film horor. Dia pernah membintangi film Air Terjun Pengantin Phuket (2013) garapan Rizal Mantovani dan 308 (2013) garapan Jose Purnomo. Jadi mereka adalah aktor-aktor yang bisa diandalkan,” kata Nayato.

Nayato meyakini dengan cerita yang menarik dan bintang-bintang berkarakter, film terbarunya, Horror House akan lebih menarik dan memberi hiburan yang menegangkan.

Bukan sebagai daya tarik? “Itu tidak bisa dikesampingkan. Segala kemungkinan dalam sebuah film pasti punya maksud. Begitu juga dengan perekrutan bintang-bintang ternama, saya punya harapan film Horror House lebih sukses dari film-film horor saya terdahulu. Itu harapan. Bisa terbukti atau tidak, kita lihat saja nanti bila film ini beredar di pasaran. Namun saya yakin, kontribusi mereka akan sangat besar bila film ini sukses. Karena dari segi cerita, saya jamin cukup menarik,” urai Nayato.

Film Horror House bercerita tentang Nadine (Tatiana Sivek,23 tahun) seorang wanita karir, yang akan menikah dengan Terry (Bertrand Antolin,25 tahun), kekasihnya. Bagi Nadine pernikahan adalah keputusan mutlak seumur hidupnya yang harus berlangsung sempurna. Nadine mendambakan rumah tangga yang tenang, damai dan tentram. Tanpa gangguan apapun. Ia percaya, Terry adalah lelaki terbaik yang akan setia mendampinginya selamanya dalam bahtera cinta kasih dan sayang. Persiapan pernikahan dikerjakan mereka berdua.

Nadine tinggal di rumah hasil jerih payahnya sendiri. Rumah besar dan mewah. Di tengah hari-hari persiapan menjelang pernikahan Nadine, kejadian aneh dan mengerikan mengusik ketenangan Nadine. Nadine kerap merasakan diawasi oleh sesuatu yang tak kasatmata. Sesuatu yang sulit dicerna akal sehat namun nyata terlihat di alam sadarnya.

Sementara itu di sebuah apartemen, seorang fotografer bernama Yudha (Stuart Collin,25 tahun), berkenalan dengan Samara (Masayu Anastasia, 25 tahun). Sosok gadis yang dingin dan misterius. Selama di apartemen itu, Yudha kerap mengalami kejadian-kejadian aneh.

Hingga satu hari, Yudha didatangi Nadine. Nadine ingin minta tolong Yudha mempersiapkan foto wedding dirinya dan Terry. Di sinilah, Nadine mulai mencurigai adanya hubungan rahasia antara Samara dan Terry kekasihnya. Setelah Nadine menemukan foto Terry dan Samara tengah bermesraan saat Yudha memasuki apartemen Samara.

Sementara itu Terry, harus mendapatkan dendam arwah gentayangan, yang selama ini menggentayangi Nadine dengan sosoknya yang menyeramkan. Terry terus-menerus mendapatkan dendam mematikan dari arwah gentayangan. Arwah gentayangan menuntut kematian Terry.(Ibra)

About ibra

Check Also

Peluncuran 4 film Kolaborasi Starvision. Foto Ibra

Yuk, ke Bioskop Menikmati 4 Film Kolaborasi Starvision

Jakarta, channelsatu.com: Hampir 2 tahun bioskop ditutup akibat wabah Covid 19. Maka industri film pun …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *