Senin , 6 Desember 2021
Home / PELUANG / Inspirasi Usaha / Bedah Buku, Belajar Dari Kejatuhan Iblis & Nabi Adam AS

Bedah Buku, Belajar Dari Kejatuhan Iblis & Nabi Adam AS

Jakarta, channelsatu.com: Baru-baru ini, di ruangan Pendidikan Masjid Raya Pondok Indah-Jakarta Selatan digelar diskusi panel bedah buku, Belajar Dari Kejatuhan Iblis & nabi Adam as,yang ditulis seorang ustadz dan insinyur lulusan Teknik Fisika ITB, Muhammad Furqan Alfaruqiy.

Sang penulis buku, yang telah menekuni dakwah Al-Qur’an lebih dari 10 tahun terakhir ini,mngaku tergerak untuk mendalami “Drama Kosmis”, yakni “Kisah Kejatuhan Iblis dan Nabi Adam as dari Jannah”, yang diterangkan di dalam Al-Qur’an dan diyakini kebenarannya oleh sebagian besar manusia, baik dari kalangan muslim, penganut Kristen maupun Yahudi. Oleh penulis, kisah ini diolah melalui teknik pemodelan (atau dalam kajian ilmu-ilmu Al-Qur’an disebut sebagai ilmu amtsal Al-Qur’an), sehingga dapat menghasilkan suatu teori dasar yang menjelaskan mekanisme atau sunnatullah (hukum semesta) yang menyebabkan suatu kejatuhan.

Hal menarik dan dianggap sebagai sebuah terobosan baru secara akademis maupun praktis di dunia manajemen, demikian komentar panelis buku ini, Ir. Riawan B. Paramarta, MM., bahwa ternyata faktor-faktor kejatuhan manusia serta korporasi dimanapun terkait dengan penyakit ruhani manusia, seperti watak sombong atau minder, jahil, niat tidak ikhlash,dan sebagainya.

Dan yang jauh lebih menarik lagi menurutnya lagi, adalah bahwa dari model kejatuhan Iblis dan Nabi Adam as dapat diekstrak (digali) berbagai penyakit ruhani serta korelasi dan interaksi antar penyakit tersebut. Menurutnya, hasil pengalamannya belajar, mengajar serta sebagai konsultan manajemen dan finansial korporasi selama 20 tahun membuktikan bahwa rangkaian aktivitas korporasi yang seringkali melibatkan proses yang kompleks tetap saja bergantung pada manusia sebagai pengelolanya. Oleh sebab itu, apabila dirunut secara teliti, maka akan terlihat dengan jelas bahwa akar penyebab yang mendasari setiap kejatuhan korporasi terletak pada faktor manusianya.

Itulah sebabnya menurutnya, gagasan buku “Belajar dari Kejatuhan Iblis dan Nabi Adam” tersebut sangat berguna dan dapat menjadi acuan penting bagi setiap korporasi, agar setiap korporasi memiliki kepedulian (awareness) akan adanya potensi penyakit ruhani di lingkungan mereka. Dalam rangka itu, perlu diadakan pelatihan-pelatihan yang dapat meningkatkan kepedulian tersebut di setiap korporasi, dan jika konsep ini sudah dikembangkan sedemikian rupa, kelak dapat digunakan sebagai alat (tool) kelengkapan manajemen. Pada gilirannya, hal itu dapat membantu korporasi tersebut menjadi sehat dan sedapat mungkin terhindar dari kejatuhan.

Dalam acara Bedah Buku itu hadir tokoh-tokoh dari berbagai kalangan, antara lain Ir. Dasep Ahmadi (tokoh mobil listrik Indonesia dan Ketua Umum KALAM Salman ITB), sesepuh kalangan notaris di wilayah DKI Jakarta, Dr. A. Partomuan Pohan, Ir. Bambang Wijayanto (arsitek), dan berbagai kalangan praktisi manajemen, pendidikan dan profesional lainnya. Sedangkan rangkaian diskusi dipandu oleh moderator, Ustadz Dadan Ridwanuddin. (ibra)

About ibra

Check Also

Avnos hadir di Indonesia. Foto: ibra.

ACA Pacific Resmi Menjadi Distributor Avnos di Indonesia

Jakarta, channelsatu.com: ACA Pacific Indonesia telah resmi menjadi distributor perusahaan perangkat lunak asal UK, Avnos …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *