Rabu , 26 September 2018
Home / PELUANG / Aditya Gumai Menabung Kebaikan Lewat Sanggar Ananda

Aditya Gumai Menabung Kebaikan Lewat Sanggar Ananda

Aditya Gumai. Foto: Ibrahim Syakroni
Aditya Gumai. Foto: Ibrahim Syakroni

Jakarta,channelsatu.com: Sabtu (3/10/2015) sore, sutradara handal Aditya Gumai baru saja menuntaskan melatih akting buat puluhan anak asuh di Sanggar Ananda di lantai dasar Usmar Ismail, Kuningan Jakarta Selatan. Tiba-tiba seorang murid berteriak isi dompet hilang dan menuding rekannya ada yang mengambil.

Aditya yang masih memberikan pengarahan, minta Si murid untuk menyelesaikan urusannya secara baik dan damai. Namun kalimat itu tak digubris, sang korban nyaris melemparkan tinjunya dan seisi studio di sanggar itu jadi tegang, termasuk Aditya. Tak lama beberapa remaja putri membawa kue tar lengkap dengan lilin yang bertuliskan angka 50, sambil menyanyikan lagu selamat ulang tahun. Aditya yang tadinya tegang ikut tersipu dengan senyuman khasnya. Sebab itu tadi ternyata cuma adegan ultah mop untuk dirinya.

Ucapan selamat ulang tahun pun bertubi-tubi datang dari murid Sanggar Ananda ke Aditya sebagai gurunya.’E..e..e…salah ulang tahunya bukan hari ini tapi tepatnya besok Minggu (4/10/2015),” tegas Aditya.Tapi sang murid dan orangtua yang ikut menemani anaknya berlatih akting tetap memberi ucapan selamat ulang tahun, karena menyadari moment seperti itu belum tentu bisa dilakukan esok hari.

Aditya di tengah anak didiknya di sanggar Ananda. Foto: Ibrahim Syakroni
Aditya di tengah anak didiknya di sanggar Ananda. Foto: Ibrahim Syakroni

Itulah salah satu contoh ilustrasi betapa dekatnya hubungan Aditya dengan murid-muridnya yang dilatih akting di Sanggar Ananda yang telah berdiri sejak 22 Maret 1989 itu. Kini menurut Aditya siswa dan siswi yang berlatih akting dengan sanggar milikinya ada sekitar 1000 orang. Dan, selama 26 tahun melatih akting dari Sanggar Ananda, Aditya sudah banyak melahirkan bintang-bintang terkenal. Sebut saja nama Indra Bekti, Olga Sahputra, Helsi Herlinda, Ustad Uje, Ruben Onsu, Okky Lukman, Dude Herlino, Zee Zee Shah, dan masih banyak nama-nama beken yang diorbitkan Aditya.

“Jika mereka kini jadi terkenal itu adalah karena usaha dan garis hidup mereka,” tutur Aditya merendah dalam wawancara khususnya sore itu dengan channelsatu.com.

Dilanjutkan pria kelahiran Jambi, 4 Oktober 1966 ini, di Sanggar Ananda sendiri yang utama, adalah mereka dibentuk pribadinya yang penuh percaya diri dan tangguh. “Sesuai slogan kita, Ayo kembangkan percaya dirimu? Maksudnya dengan percaya diri kita bisa mengembangkan kemampuan yang kita miliki,” terangnya.

Aditya saat memberikan arahan ke muridnya di studio sanggar Ananda. Foto: Ibrahim Syakroni
Aditya saat memberikan arahan ke muridnya di studio sanggar Ananda. Foto: Ibrahim Syakroni

“Contoh Dude Herlino awal ikut di sanggar Ananda, masih didampingi orangtuanya. Padahal saat itu ia sudah kuliah di UI. Baru beberapa menit bergabung, Dude sudah ke luar dan mengaku tak sanggup bergabung karena dilihat kawan-kawannya lebih hebat dari dia,” jelas Aditya yang berikutnya berhasil menempa mental Dude jadi cowok tangguh dan akhirnya bisa jadi terkenal.

“Dengan percaya diri, satu hari saya bertemu seorang pramugari yang ngaku bekas murid saya. Lalu, dia bilang, berkat ikut latihan di sanggar Ananda saya bisa jadi seperti sekarang ini,” celoteh Aditya yang mendapat pengakuan yang sama dari seorang karyawan bank yang juga mantan muridnya, serta banyak juga melahirkan orang-orang sukses yang hadir di belakang layar.

“Jadi, yang utama kita tekankan di sanggar kami, buat siswa dan orangtuanya, bahwa kita tujuan utamanya adalah membangung dan membentuk anak-anak muda punya percaya diri yang tinggi untuk menggapai masa depannya. Kalau pun ada yang berhasil mereka jadi bintang terkenal karena usaha dan perjuangannya. Terutama mau untuk dicasting di rumah-rumah produksi dan mau mengawali dengan peran-peran yang kecil, yang diminta datang dari pagi dan kebagian suting malam hari,” urai pria yang namanya kian populer saat membesut film Emak Ingin Naik Haji ini.

Meskipun telah banyak melahirkan bintang ternama, Aditya merasa tak jenuh sedikitpun untuk terus berbagi ilmu melalui sanggarnya. “Hati saya bahkan suka gelisah jika saya tak sempat mengajari mereka karena kesibukan saya. Bulan depan misalnya saya akan mmembawa film saya ke Tunisia untuk beberapa hari di sana. Saat saya tinggalkan mereka, hati saya pasti gelisah. Dan, muncul dalam pikirannya saya, apakah mmereka fun atau galau ya…tanpa kehadiran saya?,” aku Aditya yang disetiap latihan untuk selalu memberikan ilmu terbaiknya tentang akting pada murid-muridnya.

“Jika mereka berhasil menggapai masa depanya dengan baik, berarti saya sudah menanam kebaikan buat mereka. Itulah bagian dari tabungan amal jariah saya kelak dalam mengisi kehidupan ini. Yaitu, dengan mendidik anak bisa berakting di depan kamera dan percaya dirinya terbentuk dengan positif,” tandasnya.

Tak cuma melalaui sanggar dan theater, Aditya memberikan kesempatan buat anak muda yang punya kemampuan berakting untuk jadi bintang. Dalam waktu dekat ini, Aditya menjelaskan, kalau ia tengah mempersiapkan web site casting. Mereka nantinya cukup menunjukan kemampuan aktingya lewat vidio yang dikirimnya lewat web yang dibuatnya. Dan yang berhasil akan dikontrak dalam sebuah produksi terbarunya.

“Tujuan web casting ini, tak lain kita ingin merangkul bakat-bakat anak muda yang mampu berakting tak cuma dari Jakarta tapi hingga ke Papua bahkan hingga keluarga negeri,” tutupnya dalam percakapan singkat kami.(ibra)

About ibra

Check Also

Perkumpulan Kesenian Ludruk lrama Budaya Sinar Nusantara, Surabaya, siap tampil di jakarta. Foto: Ibra.

Ludruk Irama Budaya Sinar Nusantara Ingin Pentas di Istana Presiden

Jakarta, channelsatu.com: Bertepatan dengan Hut RI ke 73 dan sekaligus menyambut pagelaran pesta olah raga …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *